PKS: Penguatan SDM Kunci Keberhasilan Kopdes Merah Putih

Ketua DPP PKS Bidang Koperasi dan Desa, Reni Astuti. (PKSFoto/Fathur)
Ketua DPP PKS Bidang Koperasi dan Desa, Reni Astuti. (PKSFoto/Fathur)

Jakarta — Ketua DPP PKS Bidang Koperasi dan Desa, Reni Astuti, menyebut bahwa sumber daya manusia (SDM) pengelola merupakan tantangan utama sekaligus kunci keberhasilan dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).

KDMP yang hadir melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga. Dalam waktu yang relatif singkat, sebanyak 80.000 KDMP berhasil diresmikan pada Juli ini.

“Ini sesuatu yang patut dicontoh dalam program-program lainnya. Bersatu antarsektor untuk mewujudkan fondasi Asta Cita Pak Prabowo—membangun dari desa. Setelah ini, pekerjaan rumahnya adalah membangun KDMP bersama-sama,” ungkap Reni.

Sebelum dapat menjawab persoalan ekonomi di desa, Reni menekankan bahwa SDM pengelola merupakan tantangan utama dalam keberhasilan KDMP. Pemerintah perlu memberikan pelatihan yang memadai kepada SDM yang akan menjalankan berbagai program.

“Kalau SDM sudah baik dan sistem pendukung telah siap, saya optimistis KDMP ini akan menjadi solusi bagi persoalan ekonomi desa, membantu mengurangi kemiskinan ekstrem, dan menyejahterakan masyarakat desa,” ujarnya.

Tantangan lain yang perlu diperhatikan adalah perlunya skema permodalan yang tepat, perhitungan jaminan yang baik, serta penciptaan ekosistem bisnis yang sehat bersama pelaku UMKM lokal.

“KDMP hadir sebagai pengendali, bukan pesaing UMKM di desa. Hasil produksi dari petani, nelayan, peternak, dan lainnya dibeli oleh koperasi. Stabilitas harga dijaga oleh koperasi, bukan oleh tengkulak atau pihak lain yang kerap membuat harga sembako, hasil pertanian, perikanan, dan sebagainya menjadi tidak stabil. Hal ini juga berlaku pada layanan kesehatan,” jelas Reni.

Pada kegiatan Peringatan Hari Koperasi Nasional yang diadakan oleh DPP PKS pada Rabu (16/7), PKS menegaskan bahwa sebagai warga negara, para kader dapat memberikan dukungan dengan terlibat langsung—baik sebagai anggota koperasi dalam KDMP maupun dengan bekerja sama melalui gerai-gerai yang ada di desa.

“Kami optimistis, kerja sama dan keterlibatan langsung akan memberikan dampak pelayanan yang signifikan bagi kemajuan desa. Masyarakat desa harus merasakan manfaat dari KDMP. Jangan sampai justru menjadi penghambat atau bahkan membuat pembangunan di desa merosot karena kesalahan dalam pengelolaan KDMP,” tutupnya. (MF)