PKS Gelar Pelatihan Konsultan Keluarga untuk Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia

JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPP PKS menggelar Pelatihan Konsultan Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Ahad, (10/5/2026).

Kegiatan bertema “Mendampingi Keluarga Menghadapi Krisis (Psychological First Aid)” ini diikuti sekitar 1.300 peserta secara luring dan daring.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Keluarga Eko Yuliarti Siroj.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

“Banyak problematika yang perlu kita pikirkan bersama. Masyarakat, partai politik, akademisi, hingga media harus sama-sama bergerak untuk mengokohkan tatanan masyarakat dan mengokohkan tatanan keluarga,” ujar Eko.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Wildan Hakim dan konselor keluarga Kisma Fawzea. Materi yang disampaikan berfokus pada pendampingan keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan dan krisis, baik yang berasal dari faktor internal maupun eksternal keluarga.

Menurut Eko, peran konsultan keluarga saat ini membutuhkan kompetensi dan penguatan kapasitas keilmuan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Kami meyakini bahwa konsultan keluarga bukan aktivitas yang sederhana, melainkan pekerjaan yang menuntut kita untuk terus memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan agar kebermanfaatannya di tengah masyarakat semakin luas,” katanya.

Melalui pelatihan ini, Bipeka DPP PKS juga kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan keluarga. Program tersebut antara lain Rumah Keluarga Indonesia (RKI), Sekolah Keluarga Indonesia, hingga Forum Ayah yang diinisiasi sebagai respons terhadap tingginya isu fatherless di Indonesia.