PKS Efektifkan Komunikasi Langsung Dengan Rakyat
Jakarta (31/5)- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengefektifkan komunikasi langsung dengan rakyat untuk menjelaskan program-program PKS jika memenangkan Pemilu. PKS berkeinginan mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan dasar nilai-nilai keagamaan yang substansial di dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Demikian pernyataan Ketua Wilayah Dakwah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat Dewan Pengurus Pusat (Wilda Banjabar DPP) PKS Ma’mur Hasanuddin, di Bandung, Jum’at (31/5) menyambut acara Pembekalan Calon Anggota Dewan (CAD) PKS untuk tiga wilayah provinsi tersebut.
Para calon wakil rakyat ini diperintahkan terjun ke masyarakat dan juga memanfaatkan kantor-kantor partai sebagai sarana berkomunikasi dengan masyarakat daerah pemilihannya.
Rencananya, 1.864 CAD PKS dari ketiga provinsi tersebut akan berkumpul di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mendapatkan pembekalan dari Presiden PKS Muhammad Anis Matta dan Tim Pemenangan Pemilu DPP PKS. Kegiatan ini menandai tahapan lepas landas (take off) seperti digambarkan oleh Presiden PKS Anis Matta dalam konsolidasi struktur PKS se-Indonesia, pekan lalu (24/5) di Jakarta.
Menurut Ma’mur, PKS menargetkan perolehan 34 kursi DPR Pusat dari tiga provinsi Banten, Jabar dan DKI. Hal itu merupakan target yang telah ditetapkan DPP untuk menunjang target nasional menembus 3 besar pada Pemilu 2014 mendatang. “Dengan kinerja dan keyakinan struktur dan kader saat ini, jajaran pengurus yakin target tersebut akan tercapai, insyaAllah,” tutur Ma’mur yang maju kembali sebagai CAD DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I ini.
Acara yang akan diadakan pada Sabtu (1/6) pagi di Gedung Mepro Convention Hall, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung ini, rencananya menghadirkan, selain Presiden PKS, juga kader PKS yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan beberapa kader yang menjabat sebagai kepala daerah. Di acara tersebut, hampir 2 ribu CAD ini akan menyampaikan janji setia untuk turun ke masyarakat, berkomunikasi dan bekerja keras dalam mengemban amanah sebagai calon wakil rakyat.