PKS Dorong Pembinaan Atlit dari Desa
Oleh : Yoandro Edwar (iken), Sekbid Pembinaan & Pengembangan Desa, DPP PKS
Raihan 1 emas , 1 perak dan 3 perunggu bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021 memberikan motivasi bagi para atlit kita di seluruh Indonesia. Mereka membuktikan bahwa mimpi itu bisa terealisasi jika kita secara serius berjuang dan bekerja keras meraihnya.
Memang, banyak faktor yang menentukan kesuksesan seorang atlit berprestasi. Selain internal atlit itu sendiri, juga faktor eksternal dalam rangka mendukung pencapaian tersebut. Salah satunya peran negara. PKS memandang negara menjadi tulang punggung pembinaan para atlit ini. Dan itu dibuat sistematis, terencana dari desa.
Peraih Emas Olimpade 2021, Apriyani yang berasal dari Konawe, Sulawesi Tenggara dan Greysia berasal dari Tomohon, Sulawesi Utara adalah fakta lahirnya atlit ini berasal dari bibit-bibit di desa. Dukungan dana desa yang mencapai 1 Milyar per desa bahkan ada yang hampir mencapai 2 Milyar rupiah dapat dijadikan stimulus bagi pembinaan bibit-bibit atlit ini sesuai dengan bakat, kemampuan yang dimiliki warga desanya.
Pembinaan atlit di desa dengan dukungan finansial yang optimal, pengadaan sarana prasarana yang memadai, mengadakan kompetisi untuk menguji kemampuan di tingkat desa dan dukungan tersistematis yang dibutuhkan dalam membina atlit dari usia dini, dari tingkat terkecil di desa menjadi sistem terintegrasi hingga masuk ke tingkat nasional dan berprestasi di kancah internasional.
PKS yakin jika hal tersebut dilakukan secara serius, fokus, intensif, tidak koruptif dan menghindari tindakan nepotisme insya Allah semakin banyak anak bangsa dari desa yang muncul dan berprestasi di kancah internasional