PKS Bandung Barat Siap Kolaborasi Edukasi Gizi Seimbang Cegah Kasus Keracunan MBG Terulang
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terjadinya kasus keracunan massal siswa usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Anggota DPRD Jabar Dapil Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi PKS, Sri Dewi Anggraini menilai perlunya langkah cepat sekaligus perbaikan menyeluruh dalam tata kelola program.
Salah satunya melalui keterlibatan orangtua dalam pengawasan dan penyediaan makanan sehat di sekolah.
Sri Dewi yang juga merupakan Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga PKS Kabupaten Bandung Barat menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberlangsungan MBG agar program tidak melenceng dari tujuan awalnya.
“Saya mendorong agar pengelolaan MBG bisa melibatkan orangtua melalui POMG, Komite Sekolah atau alternatifnya memanfaatkan kantin sekolah maupun masyarakat sekitar yang layak dan mampu menyediakan makanan sehat sesuai anggaran. Dengan begitu, penyajian makanan lebih terkontrol, sesuai kebutuhan anak-anak, dan sesuai kearifan lokal atau kebiasaan makan di tiap wilayah dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Sri Dewi saat dihubungi, Rabu (24/9/2025).
Lebih jauh, ia menegaskan kesiapan PKS Bandung Barat untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Edukasi tersebut akan difokuskan pada pentingnya pola makan bergizi seimbang serta peningkatan kesadaran akan keamanan pangan.
“Ke depan, PKS Bandung Barat siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang sekaligus meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan,” kata Sri Dewi.
Ia mengingatkan agar program MBG tetap berada pada jalur utamanya, yakni memberikan manfaat bagi siswa.
Menurutnya, niat baik Presiden Prabowo dalam menggagas program ini jangan sampai menjadi bumerang.
“Jangan sampai program baik yang digagas oleh bapak presiden Prabowo, menjadi bumerang dan malah merugikan masyarakat,” tegasnya.
Sri Dewi menilai alasan pelibatan orangtua sangat jelas, mereka pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak.
Oleh karena itu, PKS bersama Rumah Keluarga Indonesia (RKI) siap memberikan edukasi secara berkelanjutan kepada orangtua terkait pentingnya pola makan sehat.
“Kenapa mesti melibatkan orangtua, karena pasti orangtua siap untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya, tinggal edukasi secara berkelanjutan kepada orangtua (keluarga) tentang pola makan yang bergizi seimbang, dan PKS dengan RKI siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk terjun langsung ke masyarakat mengedukasi dan memahamkan tentang pentingnya makanan sehat dengan gizi seimbang untuk pembangunan generasi emas sebagai SDM terbaik di masa depan,” tutur Sri Dewi.
Sumber: TRIBUNNEWS.COM