Perkuat Ketahanan Keluarga, RKI Kota Tangerang Gelar Upgrade Skill Konsultan Keluarga
KOTA TANGERANG – Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui penyelenggaraan kegiatan Upgrade Skill Konsultan Keluarga. Kegiatan yang diikuti oleh para Konsultan Keluarga RKI, calon konsultan keluarga, dan peserta dari Forum Ayah ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 95 persen dari peserta yang telah menyatakan kesediaan hadir.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bergerak di bidang pendampingan dan konsultasi keluarga. Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi keluarga saat ini, keberadaan konsultan keluarga yang kompeten, empatik, dan profesional menjadi kebutuhan yang semakin penting.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua RKI Kota Tangerang, Bunda Yeni Kumumaningrum. Dalam sambutannya yang diwakili pengurus Biro Ketahanan Keluarga, Intan, beliau menegaskan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis. Oleh karena itu, para konsultan keluarga perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjadi pendamping yang efektif bagi keluarga yang membutuhkan dukungan dan solusi.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Mustafa Ali Ahsan, yang juga merupakan Penasehat RKI Kota Tangerang. Beliau mengapresiasi konsistensi RKI Kota Tangerang dalam menghadirkan program-program yang berfokus pada penguatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, tantangan keluarga masa kini membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan profesional. Karena itu, peningkatan kapasitas para konsultan keluarga menjadi investasi sosial yang sangat berharga dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan berdaya.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi Teknik Konseling Empatik yang disampaikan oleh Isra Yeni, Konsultan Senior Integritas Psychology Center. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya keterampilan mendengar aktif, memahami perspektif klien, membangun kepercayaan, serta menghadirkan empati dalam setiap proses pendampingan.
Menurut Isra, keberhasilan konsultasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memberikan solusi, tetapi juga oleh kemampuan konsultan menghadirkan rasa aman dan nyaman sehingga klien merasa diterima dan dipahami.
Materi kedua disampaikan oleh Konsultan UPTD PPA DP3AP2KB Lina Shabira, dengan tema Konseling Digital dan Etika Pendampingan. Materi ini memberikan pemahaman mengenai tantangan layanan konsultasi di era digital, termasuk etika komunikasi daring, menjaga kerahasiaan data klien, batasan profesionalitas, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dalam proses pendampingan.
Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti Sharing Session Forum Konsultan Keluarga RKI Kota Tangerang yang dipandu oleh Kurnia Widyastuti, Praktisi Konsultan Keluarga RKI Kota Tangerang. Sesi ini berlangsung hangat dan interaktif, menghadirkan berbagai pengalaman nyata dalam mendampingi keluarga serta pembelajaran dari praktik konsultasi di lapangan.
Diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya semangat peserta untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan. Para konsultan keluarga yang telah lama aktif mengaku mendapatkan penyegaran ilmu dan motivasi baru, sementara peserta baru memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peran dan tanggung jawab seorang konsultan keluarga.
Salah satu hal yang menarik dalam kegiatan ini adalah keterlibatan peserta dari Forum Ayah. Kehadiran para ayah diharapkan dapat memperkuat layanan konsultasi keluarga, khususnya dalam mendampingi para suami dan ayah yang membutuhkan ruang berbagi dan penguatan peran dalam keluarga.
Ketua Panitia, Intan Yuliani, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara dan tingginya partisipasi peserta.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Antusiasme peserta sangat luar biasa sejak awal hingga akhir acara. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan semakin menguatkan peran konsultan keluarga sebagai mitra ketahanan keluarga," ungkapnya.
Melalui kegiatan Upgrade Skill Konsultan Keluarga ini, RKI Kota Tangerang berharap lahir semakin banyak konsultan keluarga yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan demikian, layanan konsultasi keluarga dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh, harmonis, dan sejahtera.