Pemkot Depok Apresiasi DPP PKS Kurban di RPH Saat Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Diah Sadiah (Donny/PKSFoto)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Diah Sadiah (Donny/PKSFoto)

Depok (03/08) -- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Diah Sadiah memyampaikan apresiasinya kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyenggelarakan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Depok.

"Kami apresiasi yang sudah menyenggelarakan pemotongan di RPH, apalagi dalam masa Covid-19 ini. Jadi fungsinya kan untuk menghindari kerumunan. Kedua, juga disini memberikan kualitas daging yang halal. Halal, aman, sehat dan utuh," ujar Diah di RPH Depok, Senin (3/8/2020).

Diah mengungkapkan pemotongan hewan yang dilakukan di RPH terjamin secara kualitasnya, sebab terdapat tim khusus untuk memeriksa hewan yang akan dipotong.

"Kalau disini insya Allah kesehatan dan kesejahteraan hewannya ada tim ya, yang memeriksa dan mendampingi, dari mulai awal pengandangan lalu layak tidak dipotongnya, itu sudah ada tim. Sampai pemeriksaan kualitas dagingnya juga dari prosesnya juga insya Allah," jelas Diah.

Hal ini juga dibenarkan oleh koordinator Care Master RPH Devi Samsul. Ia menyampaikan pemeriksaan terhadap calon hewan yang akan dipotong dilakukan periksaan berulang serta terjamin higienis hasilnya.

"Pemeriksaan itu kita lakukan secara berulang. Dari mulai hewannya masuk ke RPH di pos depan sudah ada check pointnya diperiksa surat sehat hewannya. Lalu nanti sebelum di potong saat masih dikandang juga akan ada dokter yang memeriksa, lalu saat akan dipotong juga diperiksa lagi. Setelah dipotong daging dan dalamannya semua kita periksa, biasanya kalau sapi itu limpanya, atau kalau sapi lokal biasanya paru-paru atau hati, kalau sudah ketahuan rusak langsung kita buang," tutur Samsul.

Samsul juga menerangkan bahwa RPH Depok juga sudah memiliki sertifikat halal sehingga kualitas daging juga merupakan daging yang halal.

"Kami juga RPH nya udah mendapatkan halal MUI dan juga sekarang sedang proses pengurusan lagi karena diperpanjangan, lagi diaudit. Dari pemeriksaan sapi dan daging sampai keluar itu diaudit. Para petugasnya juga petugas pemotong yang sudah tersertifikasi. Insya Allah halal," ungkapnya.