Pemerintah Harus Lebih Serius Tangani Pelecehan Seksual Anak

MAGELANG (2/11) – Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, Akhmad Tri Susilo mendesak Pemerintah Daerah, terutama Badan Pembinaan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, untuk lebih serius memperhatikan kasus pelecehan seksual anak.

Susilo menyampaikan hal ini terkait masalah pelecehan seksual anak yang terjadi di salah satu sekolah dasar di wilayah Kecamatan Magelang, Kota Magelang.  

“Kasus ini harus menjadi perhatian yang serius dari Dinas terkait,” tegas Susilo di sela-sela agenda Musyawarah Daerah ke-4 PKS Kota Magelang di Gedung Wanita Kota Magelang, Sabtu (31/10).

Susilo mengaku pemerintah maupun DPRD telah kecolongan. Oleh karena Kota Magelang telah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak. Ia pun menyampaikan tiga hal yang menjadi perhatian Fraksi PKS Kota Magelang terkait persoalan ini.

“Pertama, anak sebagai korban. Seharusnya mengenai pengetahuan alat reproduksi dan pengajaran tentang seksual, orang tua di rumah harus berperan mengajarkannya. Kalau ada anak usia 8-9 tahun dilecehkan, organ vitalnya dipegang-pegang, harus bagaimana? Harusnya kan berteriak, jangan diam saja,” kata Susilo.

Kedua, lanjut Susilo, pelakunya guru. Pembinaan guru di sekolah menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah. Selain itu ada forum Kelompok Kerja Guru (KKG). “Pembinaan guru juga bisa dilakukan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS),” ujarnya.

Sedangkan yang ketiga, Susilo menyebut institusi terkait. Menurutnya, pemerintah pusat seharusnya membuat program untuk pembinaan karakter guru. “Agar program kerja dapat terus berjalan dan tersedia anggarannya,” pungkasnya.

Keterangan Foto: Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, Akhmad Tri Susilo.

Sumber: PKS Magelang