Pegiat UMKM Ayam Goreng Akui PKS Komit Dorong Kolaborasi di Tengah Tantangan Ekonomi
JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya mendorong UMKM bangkit lewat kolaborasi. Hal ini mengemuka dalam Talkshow Peringatan Hari UMKM Nasional yang digelar Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif DPP PKS, sekaligus Launching Pendamping UMKM, Senin (25/8/2025).
Owner Sabana Fried Chicken, Syamsalis, yang hadir sebagai narasumber, mengajak pelaku UMKM untuk tidak terjebak dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Menurutnya, dengan dukungan berbagai pihak termasuk PKS, UMKM bisa menjadi kekuatan utama ekonomi rakyat.
“Saya dulu karyawan, tapi melihat harus ada jalan lain untuk meningkatkan pemasukan. Dari situ saya membuka warung, berjualan ayam potong halal, dan akhirnya menjual ayam matang. Alhamdulillah, kini Sabana sudah punya lebih dari 2.000 outlet,” ungkapnya.
Syamsalis menyoroti persoalan ekonomi nasional yang dinilainya semakin berat akibat peredaran uang terhambat.
“Uang banyak tertahan di perbankan yang takut menyalurkan kredit, dan sebagian lagi hilang karena korupsi. Itu membuat ekonomi kita semakin membusuk. Tapi Alhamdulillah, Presiden Prabowo tidak pandang bulu dalam memberantasnya. Ini jadi harapan kita bersama,” tegasnya.
Ia menekankan, di tengah kondisi sulit, kebangkitan UMKM harus dilakukan secara bersama-sama. PKS, melalui program Pendamping UMKM, diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Jangan terbelenggu dengan keadaan. Kalau kita bersatu, yang mustahil bisa terjadi,” pungkasnya.