Menuju Kantor Ramah Disabilitas, PKS Tegaskan Komitmen Inklusif
JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan komitmennya dalam keberpihakan kepada kelompok disabilitas dengan terus mengusahakan agar Kantor DPTP PKS menuju kantor yang Ramah Disabilitas pada acara peringatan Hari Disabilitas Internasional pada Rabu, (3/12/2025).
Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas, Netty Prasetiyani menyebut ini merupakan upaya PKS untuk mewujudkan inklusivitas yang dimulai dari rumah sendiri yaitu Kantor DPTP.
"Kita berusaha membangun kesadaran di keluarga besar PKS dan berusaha mewujudkan inklusivitas dimulai dari Kantor DPTP PKS sebagai rumah yang berpihak pada kelompok disabilitas," ujarnya.
Kantor DPTP PKS saat ini telah dilengkapi dengan karyawan yang bisa berbahasa isyarat, jalur miring, guiding block atau ubin taktil, kursi roda dan tongkat bantu jalan, toilet disabilitas, dan tempat parkir khusus disabilitas. Ini menjadi awal untuk terus mengusahakan kantor yang ramah disabilitas.
"Ini adalah bentuk keberpihakan PKS untuk teman-teman disabilitas yang nantinya akan bisa berkegiatan, beraktivitas di kantor yang mudah-mudahan lebih ramah untuk disabilitas," lanjutnya.
Selanjutnya Netty mengajak Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Ketua DPP PKS Bidang Kaderisasi Anggota Partai Cahyadi Takariawan, serta Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI Siti Azizah meninjau langsung fasilitas-fasilitas tersebut sekaligus melihat gerai UMKM disabilitas.
Dalam ruang kebijakan, PKS di parlemen terlibat aktif melahirkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dengan salah satu anggotanya Ledia Hanifa menjadi Panja RUU. Undang-undang ini mengubah paradigma bantuan dari yang sebelumnya berbasis sumbangan Charity Base menjadi berbasis hak Right Base.