Kurban Sebagai Ujian Kepercayaan dan Ketakwaan, Live Podcast Syiar Dzulhijjah Bersama Presiden PKS
Jakarta, 25 Mei 2025 — Menyambut datangnya bulan Dzulhijjah 1446 H, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyelenggarakan Live Podcast bertajuk "Syiar Dzulhijjah: Bahagianya Berkurban", yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PKS TV dan akun TikTok resmi Partai Keadilan Sejahtera. Ahad (25/5/2025)
Acara yang dipandu oleh Rezky dan Yudha dari Garuda Keadilan ini menghadirkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Wakil Ketua Panitia Kurban PKS Mustofa Faruq, membahas makna dan hikmah kurban dalam konteks kekinian, terutama bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wujud ketaatan dan pengorbanan yang sarat makna spiritual.
“Kurban adalah sebuah perintah, pelaksanaannya penuh dengan pengorbanan. Kisah Nabi Ibrahim adalah kisah pengorbanan yang sangat besar,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan dialogis antara generasi tua dan muda, merujuk pada dialog penuh hikmah antara Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, saat menerima perintah Allah untuk menyembelih.
“Dalam menghadapi anak muda yang emosinya belum stabil, perlu adanya dialog seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim kepada Ismail. Ini bukan sekadar perintah, tapi juga membangun trust, kepercayaan antara orang tua dan anak. Ismail pun mempercayai ayahnya sepenuhnya dalam menerima perintah tersebut,” jelas Syaikhu.
Ia menekankan bahwa hikmah kurban terletak pada nilai keikhlasan dan ketakwaan, bukan semata pada hewan yang disembelih.
“Bahagianya berkurban itu ketika kita memaknainya sebagai bentuk ketakwaan. Karena yang dinilai oleh Allah bukan hewannya, tapi ketakwaannya,” lanjutnya.
Syaikhu menyampaikan bahwa tahun ini PKS menargetkan 2,3 juta paket kurban untuk dibagikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, meningkat dari tahun sebelumnya.
“Tiap tahun PKS terus berusaha meningkatkan jumlah paket kurban sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat,” ujar Syaikhu.
Melalui semangat kurban tahun ini, PKS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani ketulusan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam melaksanakan perintah Allah. Tema "Bahagianya Berkurban" dipilih sebagai ajakan untuk menjadikan kurban sebagai refleksi ketakwaan dan solidaritas sosial.