Konsolidasi di Bekasi, Presiden PKS Minta Berdayakan Modal Kuat Jelang 2018

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

Bekasi (13/8) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengadakan konsolidasi dengan kader PKS Kabupaten Bekasi. Ia menyampaikan pesan tentang pentingnya pengaruh 2018 menjadi momentum demokrasi yang ramai dan harus menggunakan waktu yang ada konsolidasi.

"Pilkada 2018 menjadi pertarungan yang luar biasa. Kita gunakan waktu ini untuk konsolidasi. Mari memahami dan mengetahui apa yang telah kita miliki," kata Sohibul di Bekasi, Ahad (13/8/2017).

PKS bisa eksis, kata dia, bukan bermodalkan finansial. Modal dasar PKS sebagai partai juga bukan uang, ataupun tokoh. "Tapi kita punya modal dasar yang menjadi keunggulan kita dibanding partai politik yang lain yaitu, kader yang militan, struktur yang sangat solid dan keberkahan kolektif yang semuanya hanya Allah yang bisa memberikannya," paparnya.

Sohibul juga mengingatkan kader PKS agar partai ini memperhatikan karakteristik dakwah dalan setiap geraknya.

"Jangan sekali-kali berpikir untuk mengubah partai dakwah menjadi partai politik biasa. Bukan soal nama namun soal substansi. PKS bukanlah partai politik biasa. PKS mengawali kelahirannya sebagai gerakan dawah, 20 tahun kemudian kita mendeklarasikan partai. Maka tidak ada satu keinginan pun untuk mengubah partai dawah ini menjadi partai politik biasa. Oleh sebab itu, karakteristik dakwah harus tercermin dalam setiap gerak kita. Ada jiwa kejamaahan yang membedakan kita dengan partai lain," ungkap Sohibul.

Agenda konsolidasi kader Bekasi ini sekaligus dijadikan ahenda peluncuran gerakan PKS Muda sebagai sarana partai untuk menarik minat anak-anak muda Indonesia dalam usaha regenerasi yang optimal.