KH. Abdul Aziz Abdur Rouf: Nuzulul Quran Jadi Momentum Kembali kepada Al-Qur’an Secara Utuh
Jakarta — Peringatan Nuzulul Quran harus menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan oleh KH Abdul Aziz Abdur Rouf dalam sesi Hikmah Nuzulul Quran pada rangkaian acara 12 Jam Marathon Quran yang digelar di Aula Kantor DPTP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahad (8/3/2026).
Dalam pemaparannya, Abdul Aziz Abdur Rouf menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak boleh sekadar menjadi seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk kembali kepada Al-Qur’an secara utuh.
“Nuzulul Quran harus menjadi momentum untuk kembali kepada Al-Qur’an. Kita tidak boleh menjadi orang yang hanya merasa cukup dengan sekadar membaca Al-Qur’an, tanpa pernah berpikir kapan kita harus menghafalnya, kapan kita harus memahaminya, dan kapan kita harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peringatan turunnya Al-Qur’an seharusnya mengingatkan umat Islam untuk memahami kandungan Al-Qur’an secara menyeluruh. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW bahwa Allah akan mengangkat derajat suatu umat dengan Al-Qur’an dan merendahkan suatu umat dengan Al-Qur’an pula.
Menurutnya, umat akan diangkat derajatnya ketika benar-benar mengamalkan seluruh ajaran Al-Qur’an.
Sebaliknya, umat akan mengalami kemunduran ketika mereka berpaling atau hanya mengambil sebagian ajaran Al-Qur’an saja.
“Selama Al-Qur’an hanya dipahami secara setengah-setengah, hanya diambil sebagian ajarannya saja, maka Al-Qur’an tidak akan memberikan wawasan yang utuh bagi manusia dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang seharusnya menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan manusia, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun dalam mengelola kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Aziz juga mengajak umat Islam untuk bersyukur apabila Allah telah memberikan hidayah sehingga berada dalam lingkungan orang-orang yang menyadari pentingnya Al-Qur’an secara keseluruhan.
“Kesadaran ini adalah langkah awal agar kita benar-benar menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan hidup,” katanya.
Ia berharap, setiap kali umat Islam memperingati Nuzulul Quran, hal tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman terhadap ajaran-ajarannya.
“Semoga setiap kali kita memperingati Nuzulul Quran, derajat kita semakin diangkat oleh Allah, wawasan kita semakin terbuka, dan kehidupan kita semakin selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” tuturnya.
Menurutnya, harapan terbesar adalah agar seluruh ajaran Al-Qur’an benar-benar hadir dalam setiap sisi kehidupan umat Islam.
“Inilah yang seharusnya menjadi poin utama dalam peringatan Nuzulul Quran,” pungkasnya.