Ke Kota Lumpia, Aher Titip Pesan kepada Kepala Daerah dari PKS

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Ahmad Heryawan saat bertemu dengan anggota dan kepala daerah dari PKS (Donny/PKSFoto)
Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Ahmad Heryawan saat bertemu dengan anggota dan kepala daerah dari PKS (Donny/PKSFoto)

Semarang -- PKS Jawa Tengah memiliki 2 kepala daerah yang berasal dari anggotanya, pertama ada Walikota Magelang dan kedua ada Wakil Walikota Sala Tiga. Sebelum meninggalkan kota Lumpia, Ahmad Heryawan Gubernur 2 Periode Jawa Barat menitipkan pesan kepada kader PKS yang menjadi kepala daerah di provinsi Jawa Tengah. 

"Pemimpin harus bersikap adil sebagai kepala daerah maupun wakilnya sikap ini harus dimiliki. Adil dalam arti harus melayani seluruh masyarakatnya tanpa memandang apakah masyarakat tersebut saat pilkada memilihnya atau tidak, tanpa memadang agama, suku dan bahasa yang ada di masyarakat, yaitu harus bersikap adil dalam pelayanan publik bagi seluruh masyarakat yang ada di wilayahnya," jelas Ahmad Heryawan saat bertemu dengan Ketua DPW PKS Jawa Tengah sekaligus Wakil Walikota Salatiga Muhammad Haris di Kantor DPW PKS Jawa Tengah, Semarang, Ahad (10/10/2021).

"Kedua ketika membuat program kerja, orientasinya harus ke Maqoshid Syari'ah atau tujuan luhur dari hadirnya program program pembangunan yang dilaksanakan di wilayahnya. Maqoshid atau tujuan luhur pembangunan ini sudah dirumuskan oleh  dirumuskan para ulama kita dan berkesesuaian dengan kaidah-kaidah pembanguana moderen," sambung Kang Aher. 

Gubernur yang meraih ratusan penghargaan ini juga menjelaskan beberapa rumusan Maqoshid Syariah. 

"Pertama menjaga agama, berarti harus ada program menjaga agama supaya masyarakat  menjalankan tauhid dan ibadahnya secara benar, supaya agama ini hidup berdampingan, " terang Aher. 

"Masyarakatnya tentram beribadah kepada tuhan yang maha kuasa, sesuai dengan agamanya masing-masing. Menjaga jiwa, oleh karena itulah harus dihadirkan rasa aman bagi warga negara, maupun bagi warga kota dan kabupaten. Menjaga akal, fikiran manusia harus dijaga dengan baik, dengan cara meningkatkan indeks pembangunan manusia, baik daya belinya, indeks pendidikan maupun kesehatannya. Itulah cara untuk menjaga jiwa,” lanjutnya. 

“Termasuk juga meningkatkan Upah Minum Regional (UMR) yang lebih rasional kepada para pekerja juga bagian dari memelihara akal atau fikiran. Kemudian adalah memelihara kehormatan dengan membangun keluarga harmonis dengan perencanaan yang baik atau family planing dan memerangi human trafficking itu adalah memlihara kehormatan. Kemudian pergaulan yang dikoridori oleh moral dan juga aklhak hingga tidak terjadi pergaulan bebas berakibatkan keburukan dimasa depan  juga menjadi bagian dari menjaga kehormatan," jelas Gubernur yang meraih 281 penghargaan dalam dua priode pemerintahannya.

Gubernur yang sering mentraktir pengunjung restaurant rest area ini juga menjelaskan akan pentingnya sebagai kepala daerah untuk menjaga harta dan memudahkan urusan masyarakat. 

"Termasuk menjaga harta, ketika APBN maupun APBD dibelanjakan pada sasaran yang tepat, ini merupakan bagian dari cara menjaga harta negara, agar  harta negara itu  betul-betul efektif dan efisien sampai kepada masyarakatnya. Di anatara menjaga harta juga adalah menghadirkan izin usaha dengan cepat dan mudah," kata dia. 

"Jadi, harta terjaga dengan baik, insyaAllah dampak denyut lapangan kerjanya dirasakan oleh masyarakat dan denyut ekonominya menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi. Dan yang sangat penting juga dari maqoshid ini adalah mudah dan cepatnya pelayanan masyarakat pada semua ragam layanan," tutup Kang Aher.