Jadi Narasumber Workshop Guru Se-Maluku Tengah, Legislator PKS Dorong Kolaborasi Majukan Pendidikan
Didapuk sebagai narasumber pada kegiatan Workshop Inservis Training Pengembangan Kompetensi Profesional dan Pedagogik bagi guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Maluku Tengah, Abdullah Asis Sangkala selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku mengajak semua peserta untuk terlibat aktif memajukan pendidikan di Maluku.
"Kita tau bersama, bahwa keadaan mutu pendidikan kita di Maluku, masih sangat rendah. Apalagi, letak geografis Maluku yang berkepulauan sehingga membutuhkan kerja keras kita, agar ke depan kita selangkah lebih baik," Paparnya di Aula MTs Negeri 2 Maluku Tengah, Kota Masohi tadi.
Sangkala yang juga Ketua DPW PKS Maluku ini juga menyampaikan bahwa guru sebagai ujung tombak pendidikan mesti diperhatikan hak-haknya.
"Guru adalah garda terdepan dalam memajukan pendidikan. Mereka adalah pilar utama. Olehnya itu, bilamana ada guru yang belum dipenuhi hak-haknya, maka kami senantiasa bersamanya untuk mendorong Pemda atau pihak terkait, supaya diselesaikan. Jangan sampai mereka telah berkeringat dalam menunaikan kewajiban, namun hak-haknya belum dipenuhi," Tuturnya kepada peserta
Selain itu, Sangkala juga berpesan agar guru terus meningkatkan profesionalitasnya, karena dunia pendidikan bukan seperti dulu lagi
"Pendidikan abad 21 sangat berbeda dengan pendidikan masa lampu. Butuh kemampuan literasi yang terampil. Maka, kami sangat mengharapkan para guru bisa meningkatkan kapasitas pedagogiknya sesuai zaman," Ujar Sangkala
Topik yang disampaikan Sangkala sangat diapresiasi oleh peserta saat babak diskusi. Salah satunya adalah Ibu Monalisa Limateluw, S.Th perwakilan guru SMP Kristen Masohi.
Dia mengaku bahwa, saya sangat bersyukur sekali bisa bertemu langsung dengan anggota dewan dari PKS sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku setelah mengikuti workshop tersebut.
"Setelah mengikuti paparan materi, saya dapat mencurahkan isi hati sebagai seorang guru, bahwa di sekolah kami, lebih banyak guru honorer dari pada PNS, akhirnya kami harus mengajar berbagai mata pelajaran yang bukan bidang kami," Akunya.
Untuk diketahui kegiatan ini terlaksana atas inisiatif Ikatan Guru Indonesia (IGI) Maluku Tengah, House of Education Al Mulk, dan IAIN Ambon.