HUT ke 71 RI, Legislator PKS ini Kunjungi Tiga Pahlawan Veteran
Serang (16/8) – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS Najib Hamas mengunjungi tiga tokoh pahlawan veteran Indonesia. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT ke 71 RI.
Tokoh pertama yang dikunjungi Najib adalah mantan anggota Kopassus Serma Ramdani di kediamannya di Perum Cikande Permai Kabupaten Serang, Ahad (14/8/2016). Serma Ramdani merupakan mantan anggota Kopasus yang pernah bertugas 3 kali di wilayah Papua.
"Kunjungan ini dalam rangka silaturahim dengan Serma Ramdani. Beliau veteran yang pernah 3 kali bertugas di Papua. Selain itu, kunjungan ini dalam rangka semarak 17 Agustus," kata Najib.
Najib mengungkapkan perjuangan Serma Ramdani harus diteladani. Kalau dulu para pahlawan berjuang untuk memerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, maka Serma Ramdani berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Perjuangan Serma Ramdani untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia harus diteladani. Ini sangat penting. Mempertahankan itu sangat susah," ujarnya.
Mantan Ketua DPD PKS Kabupaten Serang ini berharap dirinya bisa meneladani apa yang sudah dilakukan Serma Ramdani.
"Keikhlasan Serma Ramdani dalam berjuang mempertahankan kemerdekaan patut ditiru. Semoga kita bisa ikhlas dalam berjuang mempertahankan kemerdekaan seperti Serma Ramdani," harapnya.
Tokoh kedua yang dikunjungi Najib adalah mantan tentara Pembela Tanah Air (PETA) Sadira. “Beliau (Sadira) pernah ikut latihan PETA oleh tentara Jepang,” kata Najib, Senin malam (15/8/2016).
Selain itu, pada malam yang sama, Najib juga mengunjungi veteran di Kampung Pasir Waru Desa Tambiluk Kecamatan Petir. Pada momentum ini Najib bertemu dengan Bapak Nursyid (92 tahun) yang merupakan petugas pengiriman logisltik untuk para pejuang kemerdekaan.
“Para veteran pejuang ini harus kita hormati. Jasanya sangat besar untuk bangsa dan negara. Semoga mereka menjadi teladan dan juga penyemangat buat kita untuk terus berjuang, anak-anak kita, dan juga generasi penerus bangsa. Lewat tangan mereka bangsa ini bisa merdeka,” imbuhnya.