Gubernur Mahyeldi Luncurkan Pesantren Ramadhan 1447 H sebagai Kawah Candradimuka Generasi Emas
“Mereka perlu kita bekali secara intelektual, spiritual, dan moral. Salah satu ikhtiar itu diwujudkan melalui Pesantren Ramadhan, agar terbentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” tegas pria yang akrab disapa Buya tersebut.
Lebih lanjut, Mahyeldi menjelaskan bahwa fokus pembangunan daerah tidak boleh hanya terpaku pada fisik. Penguatan kualitas manusia, menurutnya, adalah fondasi utama agar tidak meninggalkan generasi yang lemah di masa mendatang.
“Kita tidak ingin meninggalkan generasi yang lemah secara mental, pengetahuan, ekonomi, dan agama. Kita ingin generasi hari ini menjadi generasi yang kuat dan tangguh di masa depan,” kata politisi PKS tersebut menambahkan.
Sejalan dengan visi Gubernur, Ketua Bidang Metodologi Fatwa MUI Pusat, Buya Gusrizal Gazahar, turut memberikan penguatan dalam tausiyahnya. Ia mengajak umat untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana melatih kejujuran dan keikhlasan.