Gelar "Jawa Timur Mengaji" PKS Ingin Teladani Walisongo

SURABAYA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur (Jatim) ingin meneladani model dakwah Walisongo. Dalam peringatan Nuzulul Quran, PKS Kota Surabaya ingin mengambil kisah sukses Walisongo dalam menyebarkan ajaran Islam yang dikemas dalam acara 'Jawa Timur Mengaji, Teladani Walisongo' di Gedung Wanita, Kalibokor Surabaya, Ahad (28/7).

Ketua DPD PKS Surabaya, Ibnu Shobir mengatakan, Jawa Timur Mengaji Ramadhan tahun ini sengaja mengangkat kisah Walisongo agar ke depan  PKS bisa lebih banyak melayani, mengakar dan membumi seperti Walisongo.

"700 kader, caleg dan pengurus dapat banyak inspirasi dari kisah Walisongo," ujarnya.

Shobir melanjutkan kegiatan mengaji  teladani Walisongo ini serentak dilakukan di 38 Kabupaten/kota di Jawa Timur. Bahkan di kota Surabaya sendiri dihelat di tiga lokasi secara serentak.

Sekretaris DPD PKS Kota Surabaya Achmad Zakaria mengatakan, selain diisi tausiyah dakwah Walisongo oleh KH Imam Syuhada dari Wakil Suriah PC NU, Jawa Timur Mengaji juga berisi pelatihan menghafal Qur'an dengan metode otak kanan. Ditambah penampilan hadrah dan pertunjukan seni anak kader PKS semakin menyemarakkan acara.

 "Alhamdulillah mulai dari Freeze Mob Sambut Ramadhan, Sebar 10.000 Takjil Nasional, Jawa Timur Mengaji hingga posko mudik pekan depan, program Ramadhan PKS di Surabaya berjalan dengan lancar sampai ke tingkat cabang dan ranting," ucap Zakaria.

Turut hadir dalam Jawa Timur Mengaji, Wakil Ketua DPRD dari Surabaya Akhmad Suyanto, Wakil Ketua Umum DPD PKS Kota Surabaya Qadar Iswanto, Sekretaris PKS Achmad Zakaria, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya Tri Setijo Puruwito serta 50 caleg PKS.