Dorong Ekonomi Keluarga, Bipeka DPP PKS Selenggarakan Bedah Buku
Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPP PKS melalui Departemen Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK), menyelenggarakan acara bedah buku Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Sabtu, 17 Januari 2026.
Kegiatan yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang merupakan pengurus PEK dari seluruh Indonesia.
Acara di buka oleh Ketua Bipeka DPP PKS, Eko Yuliarti Siroj. Disambung dengan pemaparan materi utama oleh Ketua Departemen PEK DPP PKS, Rina Soekahar. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang masif dan diskusi yang berlangsung aktif sepanjang kegiatan.
Dalam arahannya, Ketua Bipeka DPP menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya terus bergerak dalam aktivitas pemberdayaan ekonomi keluarga.
Eko juga menegaskan bahwa melalui Departemen PEK, Bipeka PKS mengajak seluruh anggota dan masyarakat luas untuk semakin terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi produktif. Hal ini dinilai penting agar visi peradaban yang kokoh dalam aspek keluarga, ekonomi, dan penguatan peran perempuan dapat terwujud secara nyata.
Sementara itu Ketua Departemen PEK DPP PKS, Rina Soekahar menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bedah buku ini adalah untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang mandiri secara ekonomi, berdaya, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Paling tidak setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri, memiliki perencanaan yang baik, serta dapat berinvestasi dan bersedekah. Dengan demikian, akan tercipta masyarakat yang berkeadilan dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Melalui kegiatan bedah buku ini, diharapkan para pengurus PEK di seluruh Indonesia memperoleh pemahaman, inspirasi, serta panduan praktis dalam menggerakkan program-program pemberdayaan ekonomi keluarga di wilayah masing-masing.
Berbagai respon dan pertanyaan muncul di sesi diskusi dan tanya jawab. Mulai dari pertanyaan ringan seperti bagaimana memulai menumbuhkan jiwa wirausaha hingga pertanyaan tentang cara membentuk jaringan bisnis. "Beragam pertanyaan yang muncul menunjukkan antusias dan semangat peserta untuk mewujudkan kemandirian ekonomi keluarganya," pungkas Rina.