Bela Nelayan Kecil, Ketua BTN DPP PKS: Perlu Koperasi Unit Usaha Profesional
Jakarta-- Bidang Tani dan Nelayan (BTN) Partai Keadilan Sejahtera menyelenggarakan Webinar Peningkatan Skill Nelayan dengan tema Ayo Menjaring Untung dengan Bisnis Ikan, Ahad (21/11/2021) Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS, Riyono dalam arahannya mengatakan sebagai negara Maritim, Indonesia dikarunia sumberdaya ikan yang berlimpah.
“Indonesia dikarunai potensi ikan yang luar biasa tugas kita untuk mengoptimalkan, memberdayakan itu semua untuk kepentingan rakyat sebesar-besarnya, tema yang kita pilih hari ini adalah salah satu prospek yang luar biasa,” kata Riyono.
Ia juga menjelaskan potensi keuntungan dalam bisnis ikan yang didapat setiap tahunnya, menurutnya bisnis ikan menjadi bisnis yang sangat menjanjikan disamping bisnis energy dan sumberdaya.
“Nilai transaksi yang dirilis oleh BPK secara nasional potensi keuntungan dari perikanan tangkap yaitu 250 Triliun dalam satu tahun berjalan, secara bisnis, selain bisnis pangan dan enegri, bisnis ikan menjadi bisnis yang sangat menjanjikan, belum kita berbicara tentang sector budidaya ikan air laut atau air tawar,” terang Riyono.
Namun dibalik besarnya potensi keuntungan yang diraih, Riyono mengungkapkan nelayan kecil sulit mendapatkan kesejahteraan dari hasil tangkapannya, ia mengungkapkan perlu sebuah wadah besar untuk memfasilitasi nelayan kecil dan tradisional agar mendapat kesejahteraan yang layak.
“Makanya kemarin saya punya cita-cita ada sebuah wadah bisnis yang menampung semua kepentingan masyarakat pesisir mulai nelayan kecil, nelayan tradisional, pemilik modal, pengurus usaha bersama pengurus usaha nelayan, yang dikelola secara professional untuk kemudian menghasilkan laba,” kata dia.
Lebih lanjut, Riyono menuturkan PKS memiliki kepedulian kepada nelayan kecil, termasuk memberikan advokasi dan penyuluhan, serta mengupayakan kesejahteraan bagi kehidupan masyarakat pesisir.
“Fokus kita bagaimana PKS memiliki kepedulian tentang dunia perikanan, untuk membantu mulai dari melayani, memberdayakan, termasuk mengadvokasi mereka, bisnis ini termasuk cara PKS mengadvokasi nelayan-nelayan kecil kita,” tutur Riyono.
“Seperti yang sehati menangkap sehari pulang, menjadi hidupnya sejahtera, kita ingin anak-anak nelayan menapat beasiswa hingga ke perguruan tinggi, ini untuk mengikis 53 persen kemiskinan di pesisir, oleh karena itu bisnis perikanan sangat menggembirakan,” pungkasnya.