Almuzzammil Yusuf Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di PBB, Tegaskan Dukungan PKS untuk Palestina

Jakarta — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menyampaikan pidato di Puncak Acara Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (28/9/2025). 

Dalam sambutannya, Almuzzammil menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan sebagai satu bangsa di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Segala puji bagi Allah Swt., atas nikmat persatuan dan persaudaraan. Salawat dan salam tercurah kepada Rasulullah saw., sosok teladan bagi kita semua, teladan dalam kasih sayang, kesederhanaan, kedermawanan, hingga kenegarawanan,” ujar Almuzzammil.

Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya Munas VI PKS yang dihadiri pimpinan partai, pejabat negara, serta tokoh-tokoh bangsa. 

Kehadiran berbagai elemen bangsa tersebut, menurutnya, menjadi energi semangat untuk terus mengokohkan kebersamaan sebagaimana tema Munas kali ini: “Kokoh Bersama, Majukan Indonesia.”

Dalam pidatonya, Almuzzammil juga menyinggung agenda Presiden RI, Prabowo Subianto, yang semula dijadwalkan hadir dalam sesi Munas malam ini. Namun, usai menyampaikan pidato dalam Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden Prabowo harus melanjutkan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara. 

 “Dalam sesi Munas malam ini, kami telah mengundang Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto," ujar Almuzzammil.

"Namun, setelah menghadiri dan berpidato dalam Sidang Ke-80 Majelis Umum PBB, Presiden Prabowo harus melanjutkan kunjungan kenegaraan ke berbagai negara sehingga tidak bisa hadir malam hari ini. Namun, Presiden Prabowo mengonfirmasi insya Allah akan hadir di Munas PKS pada esok pagi, Senin, 29 September 2025,” jelasnya.

PKS, lanjut Almuzzammil, memberikan apresiasi atas konsistensi Presiden Prabowo dalam memperjuangkan perdamaian dunia di berbagai forum internasional.

“PKS mengapresiasi Presiden Prabowo selalu aktif menjalankan peran diplomasi di berbagai forum internasional untuk menyuarakan anti penjajahan dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat dari Pembukaan UUD NRI Tahun 1945,” katanya.

Ia juga menegaskan dukungan penuh PKS terhadap sikap Presiden Prabowo di PBB terkait Palestina.

 “PKS mendukung pidato Presiden Prabowo di Sidang Ke-80 Majelis Umum PBB kemarin, menunjukkan konsistensi dan ketegasan sikap untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza," tutur Almuzammil.

"Bahkan, Presiden Prabowo menyatakan siap terlibat dengan mengerahkan 20 ribu atau lebih putra putri terbaik bangsa untuk mengamankan perdamaian di Gaza,” ujarnya.