Info Seputar Crisis Center for Rohingya. Klik di sini!

Berita PKS

PKS Salurkan Bantuan Rohingya Lewat Lembaga Donor

08 Sep 2017 | 06:28 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Direktur Crisis Center for Rohingya (CC4R) DPP PKS Sukamta (berbicara) memberikan keterangan pers terkait sikap PKS terhadap krisis Rohingya di Myanmar

Padang (9/8) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi pendudukan Rakhine State, Myanmar, melalui lembaga-lembaga donor yang tercatat.

PKS yang membentuk Crisis Center for Rohingya (CC4R) salah satu kegiatannya adalah mengumpulkan donasi dari anggota PKS sendiri untuk mengurangi derita pengungsi dari Etnis Rohingya yang kini tersebar di beberapa negara, maupun yang telantar di negerinya sendiri.

"Upaya ini adalah hal minimal yang bisa dilakukan anggota PKS untuk berempati bagi korban keganasan militer dan sekelompok ekstremis agama di sana," ujar Direktur CC4R Sukamta, Jumat (8/9/2017) di sela-sela kegiatan dinasnya di Kota Padang, Sumatera Barat.

Menurut anggota Komisi I DPR ini, alasan mengapa bantuan kemanusiaan dari PKS disalurkan melalui lembaga donor karena profesionalisme lembaga-lembaga donor di Indonesia sudah teruji dan telah mendapat kepercayaan baik dari publik dalam negeri dan internasional. "Kita sering lihat gerak cepat lembaga donor kita dalam menangani situasi darurat, baik karena bencana atau konflik, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan semua itu dilakukan atas nama kemanusiaan," ujar pria asal daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Sukamta juga menjelaskan berbagai bentuk bantuan dari PKS disalurkan oleh struktur tingkat kota/kabupaten dan provinsi kepada lembaga donor yang paling siap di wilayah masing-masing. "PKS akan bekerja sama dengan LAZ, lembaga filantropi atau lembaga donor terakreditasi di wilayah masing-masing, dan kami akan laporkan ke publik secara nasional melalui website khusus nantinya, yaitu www.rohingya.pks.id," papar Sukamta.

Penggalangan dana juga dilakukan di tingkat pejabat publik dimana setiap anggota Fraksi PKS DPR RI wajib menyisihkan penghasilannya pada bulan September untuk solidaritas etnis Rohingya. Hal tersebut juga dilakukan di tingkat DPRD I dan DPRD II. "Bahkan anggota FPKS diminta jadi motor penggalangan solidaritas kemanusiaan karena banyak pihak pasti tersentuh dengan penderitaan warga etnis Rohingya," ujar Sukamta yang juga Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini.

Ia juga menyatakan bahwa bantuan kepada warga negara luar tidak serta merta mengalihkan perhatian PKS pada kondisi kekurangan atau darurat yang terjadi di negeri sendiri. "PKS insyaAllah akan berupaya menjadi yang terdepan dalam melayani atau berkhidmat untuk bangsa ini," pungkasnya.