Berita PKS

PKS Didemo Milenial Soal Janji Kampanye, Ini Kata Sekjen PKS

18 Mar 2019 | 09:25 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal saat menerima SIM C sebagai bentuk simbolis dukungan Milenial 028 terhadap PKS, Jakarta, Ahad (17/03/2019). (Donny/PKSFoto)

Jakarta -- Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal menyambut kedatangan Milenial 028 yang menyatakan dukungannya terhadap janji kampanye PKS di MD Building DPP PKS, Ahad (17/03/2019).

"Milenial 028 anda telah membuat sejarah. Baru pertama kali ini dalam sejarah, demostrasi mendukung. Ini kalau bukan milenial tidak mungkin ajaib seperti ini, ide yang out of the box. Terlebih lagi yang didukung adalah gagasan. Politik gagasan memang sepi, semakin sepi belakangan ini, justru yang terjadi adalah hoaks," ucap Mustafa Kamal dalam kata sambutannya.

Dipandu dengan mobil pick up, peserta demo berkonvoi menggunakan kendaraan bermotor dari FedEx World Service Center hingga ke depan gedung DPP PKS. Demo dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan orasi-orasi, puisi, bahkan drama teatrikal milenial.

Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ihsan Hidayat selaku Koordinator Milenial 028 berupa dukungan terhadap janji kampanye PKS terkait penghapusan pajak kendaraan bermotor dan SIM seumur hidup.

"Kami datang kesini untuk menyatakan sikap kami, dukungan kami, sekaligus dorongan kami pada PKS untuk serius terhadap program-program yang diajukan untuk rakyat Indonesia. Pada momen ini kami menyatakan sikap bahwa PKS harus siap perjuangkan program penghapusan pajak motor dan SIM seumur hidup," tegas Ihsan.


Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan oleh PKS adalah gagasan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat Indonesia, terlebih telah banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor untuk mencari nafkah hidup.

"Kita mengusung gagasan untuk menghapuskan pajak motor di negara kita dan memberlakukan SIM seumur hidup. Ini adalah membawa berkah di negara ini karena disambut oleh rakyat di seluruh Indonesia dan khususnya kaum milenial serta menyentuh langsung kebutuhan rakyat," tutur Ihsan.

Dukungan ini juga diperkuat dengan orasi yang disampaikan beberapa peserta demo yang berasal dari berbagai daerah yaitu Jakarta, Depok dan Bogor.

"Hari ini kita datang bukan hanya semata berkumpul, tapi hari ini kita datang untuk membela rakyat memperjuangkan kebijakan yang pro dengan rakyat" pungkas Berta salah satu orator asal Depok.