Berita PKS

Bangun Rumah Indonesia bersama PKS Muda

21 Nov 2018 | 06:30 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Koordinator Nasional PKS Muda Umar Salim

Jakarta (18/11) -- Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun rumah besar bagi seluruh warga Indonesia. Melalui Dialog Antar Generasi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka ruang diskusi antar kader muda dan senior untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi peradaban melalui PKS.

Koordinator Nasional PKS Muda Umar Salim mengungkapkan dialog ini menjadi ruang bagi kader muda PKS untuk ikut mengambil bagian peran tersebut.

"Dialog seperti ini sebagai ruang kompromi agar anak-anak muda dapat berpartisipasi dan berkontribusi bagi PKS. 20 tahun yang lalu, PKS adalah partai anak muda. Jangan sampai partai ini menjadi partainya orang tua dan pemilihnya juga ikut menua semuanya," kata pria yang akrab sapa Bang Umar, Ahad (18/11/2018) di Kantor DPP PKS, Jakarta.

Bertajuk "Pemuda Indonesia Menguatkan Jati Diri, Berkarya untuk Bangsa", dialog ini menghadirkan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Suharna Surapranata, Ketua BPKK PKS Wirianingsih dan Ketua Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) Habib Idrus Al Jufri.

Umar menjelaskan ada tiga nilai yang diusung oleh PKS Muda sebagai motornya selama ini. Ketiganya terangkum dalam kata PKS itu sendiri, yakni patriotik, kreatif dan setia kawan.

Nilai pertama yakni patriotik, ia menjelaskan PKS Muda hadir untuk memperjuangkan bangsa Indonesia.
"Kita gabung di PKS ini karena ingin memperjuangkan sesuatu, salah satunya adalah memperjuangkan bangsa Indonesia dan tentu, kebebasan Palestina," katanya.

Saat menjelaskan nilai kedua, Umar berharap mereka yang tergabung dalam PKS Muda adalah anak-anak kreatif yang mandiri dan tidak lagi bergantung kepada orangtuanya.

Sedang nilai ketiga, yakni setia kawan, Umar mengatakan berkumpulnya para kader PKS Muda diikat oleh nilai-nilai persaudaraan karena Islam dan persaudaraan sebangsa dan setanah air. Di poin ini, ia menyatakan PKS Muda terbuka bagi siapapun.

"Insya Allah kita akan membangun PKS Muda sebagai rumah bagi seluruh warga Indonesia. Tidak hanya anak kader dan umat muslim, tapi orang-orang non muslim juga kita rangkul di sini, karena ukhuwah wathoniyah sebagai sesama anak bangsa," jelasnya.

Ketiga nilai ini, akui Umar, sebagai semangat dan potensi para kader muda PKS untuk bersama-sama membangun PKS sebagai rumah bagi seluruh warga Indonesia.

"Dengan tiga nilai ini harus kitas sepakti dan kita jalankan, serta diikat dengan ketiga nilai tadi. Insya Allah, ke depan, kita akan membangun rumah besar PKS ini sebagai rumah Indonesia. Semua ada di sini yang dibingkai oleh islam dan diletakan dengan nilai-nilai dakwah," imbuhnya.