Berita PKS

Ajak Pemuda Pegang Teguh Pancasila dengan Hafalkan Surat Al Kahfi

04 Jun 2018 | 10:00 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Peserta Lomba mempersiapkan diri sebelum membacakan surat al kahfi dalam musabaqoh hifdzil qur'an PKS Jateng

Semarang (04/06) -- Memperingati peristiwa Nuzulul Qur'an dan kelahiran Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menyelenggarkan lomba Hafalan Qur'an ( Musabaqoh Hifdzil Qur'an) di Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Semarang (01/06/2018).

Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih menjelaskan, pancasila merupakan intisari dari kesepakatan para ulama untuk Indonesia 73 tahun yang lalu. Oleh karena itu dipilihlah Lomba Hafalan Al Quran sebagai kegiatan dalam menyambut kelahiran Pancasila.

"Musabaqoh Hifdzil Quran surat Al Kahfi kita selenggarakan dengan semangat untuk terus menjaga warisan para Ulama. Al Kahfi mengajarkan kepada kita bagaimana seorang pemuda teguh pendirian dalam menjaga Umat," terang Fikri.

Fikri mengakui bahwa dengan memaknai kembali surat Al-Kahfi, para pemuda Indonesia pasti akan memahami mengapa harus menjaga warisan para ulama, yaitu Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Fikri lebih lanjut menjelaskan juga, selain memperingati hari lahirnya Pancasila, Mushabaqoh Hifdzil Qur'an digelar juga untuk memeriahkan malam diturunkannya Al-Qurán (Nuzulul Qur'an).

"Ini momen yang luar biasa, kita sedang berada dalam bulan Ramadhan yang berkah, tanggal 16 Ramahdan. Bertepatan dengan 1 Juni, hari lahirnya Pancasila. Satu hari sebelumnya, adalah hari diturunkannya Al-Qur'an kepada Rasulullah," ujar Anggota DPR RI ini.

Lomba hafalan qur'an DPW PKS Jateng diikuti oleh 70 peserta yang mewakili dari masing masing kabupaten / kota. Juri dari acara tersebut adalah Zulfa Hakim pengasuh pondok pesantren Tahfidzul Qur'an Rijalul Qur'an Semarang, Lutfi Hakim pengasuh Biro Qur'an PKS Jawa Tengah, Hasan Sastranegara pengasuh pondok pesantren Ihsanul Fikri Magelang, Marhaman Armarini Ketua Rumah Qur'an Nusantara Regional Jawa Tengah, Annasikhah, dan Atik.