Berita PKS

Wejangan Prie GS kepada PKS: Mencintai Ora Entuk Kesel

23 Sep 2019 | 09:58 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Budayawan Prie GS saat menyampaikan paparan terkait ilmu cinta kepada para kader PKS, Sabtu (21/9/2019) (Anwar/PKSFoto)

SEMARANG -- Budayawan nasional Prie GS menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan dan gelar budaya yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah ada Sabtu (21/9/2019) di panggung terbuka Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang.

Dalam dialog kebangsaan dengan dua narasumber tersebut, masing-masing Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih dan Prie GS berlangsung gayeng dan diikuti puluhan peserta yang merupakan kader dan simpatisan PKS di seluruh Jawa Tengah.

Awalnya, Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih menceritakan partainya sudah banyak melakukan aksi di masyarakat, dalam konteks keumatan, pelayanan dan kebangsaan. Bahkan, Fikri menceritakan PKS adalah satu-satunya partai yang sering berkeliling menyosialisasikan empat pilar kebangsaan.

Namun, kata Fikri, rupanya aksi tersebut dianggap belum terlalu berpengaruh terhadap kenaikan suara partainya.

Senada dengan Fikri, Parwati, salah satu kader PKS dari Kabupaten Wonogiri juga menceritakan dirinya sedang menata hati. Hal itu dikarenakan masyarakat yang sudah diberikan sesuatu oleh PKS, ternyata tidak memilih PKS pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 19 April 2019 lalu.

Atas beberapa pertanyaan tersebut, Prie GS kemudian memberikan pelajaran para kader PKS untuk belajar lebih banyak ilmu mencintai dan dicintai.

“Ada tiga kategori orang mencintai, yakni mencintai orang yang dicintai dan dicintai orang yang di cintai. Itu to good to be true. Terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kedua mencintai orang yang mungkin dicintai. Nah ini yang bagus. Karena potensial jadi kembalian yang lebih baik. Dan yang ketiga adalah kau mencintai orang yang tidak mungkin mencintai kita,”katanya mengawali bahasan tentang mencintai.

Seharusnya, kata Prie GS, para kader PKS kedepan perlu lebih banyak melakukan peternakan hati nurani, agar memiliki semangat mencintai tanpa harus mengharapkan sesuatu dari yang ingin cintai.

“Salah satu yang membuat orang mencintai kita adalah keterpesonaan pada nilai, utamakan itu, yang lain belakangan, dan salah satu kunci cinta itu adalah kober (melayani tanpa pamrih) ngopeni, itu kuncinya,”ungkap mantan jurnalis Suara Merdeka ini.

Kunci lainnya, Prie GS kemudian memberikan gambaran bahwa mencintai sesuati tidak boleh merasa capai. “Mencintai ora entuk kesel (mencintai tidak boleh merasa capai), sebab syarat dicintai itu salah satunya hiduplah dari radius perasaan orang yang dicintai, kader PKS harus punya itu,”pungkasnya.

Agenda dialog kebangsaan dan gelar budaya PKS Jateng dengan tema “Cara PKS mencintai Indonesia” ini merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar untuk merumuskan arah dan kebijakan politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Selain menghadirkan Prie GS, agenda tersebut juga disemarakkan seni budaya tari bambangan cakil dan Punokawan. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan dari DPW PKS Jateng untuk anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Jateng dengan usia dibawah 35 tahun. Adapun yang mendapatkan penghargaan adalah Kabupaten Purbalingga, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang.


Berita Terkait