Info Seputar Crisis Center for Rohingya. Klik di sini!

Berita PKS

Sikap dan Aksi PKS NTB untuk Rohingya

12 Sep 2017 | 10:45 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Aksi kemanusiaan Rohingya oleh PKS NTB

NTB (10/9) – Tragedi kemanusiaan Rohingya yang menjadi korban pembantaian di Rakhine, Myanmar telah mencuri perhatian dunia, termasuk Indonesia. Gelombang protes dan kecaman bergejolak di hampir seluruh daerah di Tanah Air, tak terkecuali Nusa Tenggara Barat.

Menyikapi hal itu, DPW PKS NTB membentuk Crisis Center For Rohingya (CC4R) serta melakukan aksi damai kemanusiaan untuk kaum Muslim Rohingya pada hari Ahad (10/9) di Taman Paseban, NTB. Melalui aksi ini, Co.CC4R Ahmad Tauhid menyampaikan sikap dan aksi PKS NTB terhadap masalah kemanusiaan Rohingya.

"PKS mengutuk sekeras-kerasnya pembersihan suku etnis terhadap etnis Rohingya. Mengapresiasi masyarakat yang sudah berinisiatif memberikan berbagai bentuk pembelaan dan memberikan bantuan langsung maupun tidak langsung serta mengajak untuk terus aktif memberikan bantuan terhadap etnis Rohingya," jelasnya.

PKS NTB mendesak Presiden dan ASEAN agar bertindak lebih nyata dalam upaya menghentikan kejahatan kemanusiaan Myanmar dan memulihkan status kewarganegaraan Rohingya.

"Mendesak presiden RI sebagai kepala negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan ASEAN untuk bertindak lebih nyata dalam upaya menghentikan pembersihan etnis melalui jalur bilateral, muliteral melalui ASEAN, OKI, PBB dengan agenda utama menyelamatkan warga sipil yang tidak bersenjata dan memulihkan kewarganegaraan sebagai bagian integral dari negara Myanmar yang tidak demokratis," desaknya.

PKS NTB juga menghimbau agar masyarakat dapat terus memberikan dukungan, doa serta menjaga stabilitas keamanan agar kehidupan bermasyarakat tetap kondusif dan dinamis.

"Mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB umumnya, dan kader PKS khususnya untuk memberikan dukungan moril, doa, materil, donasi bagi kemaslahatan etnis muslim Rohingya. Serta menjaga stabilitas sosial untuk kondusifnya keadaan lingkungan sekitar bagi tetapnya dinamis kehidupan beragama dan bermasyarakat secara optimal," tandasnya.

Terakhir, sebagai langkah nyata, PKS NTB membentuk pusat krisis untuk Rohingya, yang disebut Crisis Center For Rohingya (CC4R). Hal ini adalah tindak lanjut instruksi Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam menyikapi tindakan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya.