Berita PKS

Sambutan Ketua BPKK

07 Oct 2017 | 11:37 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua BPKK - Wirianingsih

Assalamu’alaikum wr wb…

Keluarga Indonesia yang berbahagia..

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai salah satu entitas politik di Indonesia, memiliki Visi 2020 yaitu Menjadi Partai Dakwah yang Kokoh dalam Berkhidmat untuk Umat, Bangsa dan Negara. Salah satu misi PKS adalah meningkatkan peran partai sebagai pelopor: pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan terhadap kepentingan masyarakat serta membangun kemitraan strategis di berbagai sektor pengabdian.

PKS sebagai partai dakwah memiliki cita-cita politik untuk turut serta membangun masyarakat Indonesia menuju masyarakat madani. Salah satunya adalah dengan membangun ketahanan keluarga Indonesia.

Kami percaya bahwa keluarga adalah tempat disemainya sumber daya manusia yang ungggul yang akan memengaruhi ketahanan nasional. Keluarga yang lemah akan melahirkan masyarakat yang lemah dan masyarakat yang lemah akan menjadikan negarapun lemah.

Negarapun menjamin hak warganya untuk berkeluarga seperti yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 28B ayat 1 (Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah) dan 2 (Hak anak untuk kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi).

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS menuangkan visi tersebut menjadi Visi BPKK PKS 2020 “Berhikmat untuk Rakyat Melalui Peningkatan Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga”. Sebagai bagian dari PKS, BPKK tidak berdiri sendiri dalam hal mewujudkan ketahanan keluarga. BPKK DPP PKS mendapat amanah mengawal program strategis penguatan peran perempuan dan ketahanan keluarga nasional.

Penguatan ketahanan keluarga Indonesia, penguatan paradigma ketahanan keluarga dan peningkatan kapasitas dan penokohan kader perempuan PKS serta optimalisasi hubungan kelembagaan perempuan merupakan misi yang diemban oleh BPKK DPP PKS.

Penguatan peran perempuan PKS harus dibangun atas dua dimensi peran, yaitu peran asasi sebagai istri dan ibu serta peran perluasan sebagai anggota masyarakat yang memiliki kewajiban menyuarakan kepentingan politik perempuan. Peran asasi meliputi dimensi individu yang memiliki kepeloporan dalam pemikiran, berakhlak mulia dan menjadi sosok teladan di lingkungan masyarakatnya.

Hal tersebut ditunjukkan oleh performa keluarga yang memiliki keunggulan dan diakui oleh lingkungannya. Jadi, perempuan PKS bukan hanya menokoh sebagai individu, namun juga menokoh dari dimensi keluarganya.

Untuk mewujudkan keluarga-keluarga Indonesia yang berketahanan, BPKK DPP PKS memiliki program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang telah tersebar di seluruh Indonesia. RKI memiliki delapan kegiatan utama; pembekalan pranikah, harmonisasi pasangan suami istri, pengasuhan (parenting), pembinaan lansia, sahabat anak dan remaja, konsultasi keluarga, pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendidikan politik.

Dibutuhkan energi yang besar untuk mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia. Adalah sebuah keniscayaan bagi kami untuk bersinergi dan berjejaring dengan berbagai elemen bangsa, termasuk dengan pemangku kebijakan untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berwawasan keluarga.

Dalam hal literasi, kami menerbitkan newsletter yang akan menjadi wahana bagi penyebaran nilai-nilai keunggulan dan ketahanan dalam keluarga Indonesia yang diusung PKS. Di edisi perdana ini, topik utama yang kami sajikan adalah pembangunan pro keluarga yang memanfaatkan bonus demografi di era digital native.

Ucapan terimakasih, jazakumullah khairan, saya haturkan bagi semua fungsionaris BPKK DPP PKS yang telah membersamai sejak awal periode 2015-2020. Selamat bekerja bagi semua kader perempuan PKS di seluruh Indonesia. Bagi masyarakat, mari bergabung di Rumah Keluarga Indonesia.

Wassalamu’alaikum wr wb..

Dra. Hj. Wirianingsih, M.Si.

Ketua BPKK DPP PKS

 


Berita Terkait

sapacinta