Berita PKS

Rembug Warga di Cilandak Barat, HNW Didukung Perjuangkan SIM Seumur Hidup

25 Feb 2019 | 13:41 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Hidayat Nur Wahid

Jakarta (25/02) -- Sejumlah warga dan tokoh masyarakat di Cilandak Barat mendukung Hidayat Nur Wahid untuk mewujudkan janji kampanye PKS. Salah satunya, membebaskan pajak STNK sepeda motor 150 cc ke bawah dan pemberlakuan SIM seumur hidup.

Hal tersebut terungkap dalam Rembug Warga Cilandak Barat dengan Hidayat Nur Wahid, Minggu (24/2/2019) pagi. Hadir dalam kesempatan tersebut warga bersama kader dan pengurus Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANNAS), para tokoh masyarakat dan alim ulama setempat. Rembug warga digelar lesehan di gang di tengah permukiman warga.

"Kami tahu PKS punya janji membebaskan pajak STNK motor dan SIM seumur hidup, jadi kami dukung pak Hidayat untuk ikut memperjuangkan hal tersebut. Karena ini memang sangat meringankan beban kami rakyat di bawah," tutur Yahya, salah seorang tokoh masyarakat Cilandak Barat.

Yahya juga mengapresiasi kehadiran Hidayat untuk mendengarkan dan menerima aspirasi warga di lapisan terbawah.

"Kita sebagai warga senang kalau pemimpin mau dekat dengan rakyat. Jadi besok-besok kalau janji-janji tidak dipenuhi, kita bisa sama-sama datangi ke DPR," kata Yahya disahut tepuk tangan hadirin.

Menanggapi dukungan warga, Hidayat menegaskan, PKS memang menaruh perhatian pada kebutuhan rakyat kecil. Terkait program pembebasan pajak STNK motor dan SIM seumur hidup misalnya, hal itu didasari atas pertimbangan keadilan.

"Para pemilik kapal pesiar saja dibebaskan pajaknya. Tempo hari juga orang-orang kaya sudah mendapatkan tax amnesty. Masak rakyat kecil yang cuma punya sepeda motor tetap ditarik pajaknya," jelas Hidayat.

Di samping pembebasan pajak STNK dan SIM seumur hidup itu, lanjut Hidayat, PKS juga memprogramkan kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak menjadi Rp 8 juta rupiah per bulan. Dengan demikian, rakyat yang penghasilannya kurang dari itu, tidak akan dikenai pajak penghasilan.

"Tentu saja, ini sudah melalui kajian panjang dan perhitungan matang terkait potensi pendapatan negara yang hilang dari sini. Tetapi, di sisi lain, PKS yakin program ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandas Hidayat.