Berita PKS

Relawan PKS Lakukan Cek Kesehatan dan Edukasi Pencegahan Karhutla

10 Oct 2019 | 12:42 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Palangka Raya (10/10) -- Sebagai bentuk komitmen Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Tengah dalam memberikan khidmat kepada masyarakat, Tim Relawan PKS Kalteng melakukan program pemulihan dan edukasi kepada masyarakat terdampak kabut asap Kalimantan Tengah.

Kegiatan pemulihan dan edukasi ini dilakukan di kelurahan Marang, Kota Palangka Raya pada hari Rabu (09/10/2019) kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh pemuda dan juga warga sekitar ibu-ibu dan anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak asap.

"Kepedulian ini adalah bagian dari program Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta) PKS Kalteng yang berkomitmen berkhidmat membantu warga dalam mengatasi masalah terjadinya Karhutla dan dampaknya bagi masyarakat," terang Koordinator Program Relawan PKS Kalteng, Zainuri.

Program pemulihan yang dilakukan oleh PKS Kalteng terdiri dari pemeriksaan kesehatan dan memberikan makanan sehat dan vitamin kepada masyarakat.

"Pemulihan warga dengan melakukan check kesehatan dan pembagian paket makanan/minuman sehat bagi warga yang terdampak asap selama karhutla terjadi. Pasalnya, asap pekat kebakaran ini tak hanya mengganggu aktivitas warga di sekitarnya, tetapi juga sangat berdampak bagi kesehatan warga. Karena itulah Relawan PKS melakukan program pemulihan bagi warga yang terdampak asap," lanjutnya.

Kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Tim Relawan PKS adalah melakukan edukasi kepada masyarakat tentang dampak kabut asap dan melakukan pola hidup sehat pasca terjadinya bencana, "Edukasi kepada warga agar menjaga kondisi kesehatan dan menjelaskan dampak asap pekat bagi kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,".

Selain itu, PKS Kalteng juga melakukan edukasi tentang menjaga lingkungan serta pencegahan agar bencana kabut asap tidak terjadi lagi.

"Saat ini, yang juga perlu dilakukan kepada masyarakat dan semua pihak untuk menjaga agar tidak terjadi Karhutla yang tidak terkendali di Kalimantan Tengah," tutupnya.


Berita Terkait