Berita PKS

Presiden PKS Ingatkan Seribuan Caleg Banten tak Mudah Terprovokasi

12 Nov 2018 | 14:29 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman dalam Pembekalan CAD di Hotel Yasmin, Banten, Sabtu (10/11) (dok Humas PKS)

Kabupaten Tangerang (10/11) -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten menggelar Forum Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi kepada 1.000 Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota di Hotel Yasmin, Jl. Raya Binong No. 8 Curug Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/11/2018) lalu.

Dalam kesempatan itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman mengingatkan pentingnya untuk tetap fokus berjuang tanpa harus terprovokasi dengan apapun yang dilakukan oleh pihak lain.

"Saya berharap kader tidak grogian dalam menghadapi masalah, kita harus fokus. Jangan sampai kita tidak fokus oleh isu-isu yang mengganggu fokus kita. Apalagi kita yang aktif di sosial media jangan mudah terpancing. Fokus pada tujuan partai papan atas, jangan tergoda provokasi," ujar politisi PKS yang akrab disapa Kang Iman ini.

Doktor lulusan Jepang ini mengajak seluruh kader untuk kembali kepada nilai dasar PKS, yaitu ketulusan dalam berjuang, memahami bahwa jabatan adalah amanah bukan kemuliaan.

"Jabatan bukanlah tasyrif atau kemuliaan, melainkan taklif, beban yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt kelak. Serta terakhir adalah amal jama'i," jelasnya.

Ketua DPW PKS Banten, Miptahudin menyebutkan acara ini digelar untuk memberikan bekal dan meningkatkan kapasitas setiap unsur caleg dan kader PKS guna memenangkan Pemilu 2019.

"Ini adalah dalam rangka menyongsong kemenangan PKS 2019. Kita ingin Banten menyumbangkan suara signifikan untuk mengantarkan PKS menjaid partai papan atas," ungkap Miptahudin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan workshop pemenangan pemilu yang dipandu oleh Founder Grounded Strategy, Dr Imam El Fahmi atau biasa disapa Coach Fahmi. Workshop tersebut merupakan rangkaian yang telah digelar di 28 kota dari rangkaian 44 kota dengan agenda yang sama di seluruh Indonesia.