Berita PKS

Presiden PKS: Banyak Pihak Ingin PKS Nangis Bombay

14 Oct 2018 | 15:20 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan arahan dalam Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Ahad (14/10) (PKSFoto)

Depok -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengungkapkan, jelang Pemilu 2019 selalu ada provokasi-provokasi terhadap para kadernya. Hal itu juga memang menandakan bahwa Pemilu sudah dekat.

"Suasana kompetisi, persaingan sudah sangat kita rasakan hari ini. Seperti biasa setiap 5 tahun sekali di saat ada kompetisi seperti ini selalu ada provokasi-provokasi terhadap kader-kader dan struktur PKS. Bagi kita, ini sudah kita kenal itu tandanya pemilu segera datang," kata Sohibul saat sambutan di acara Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10).

Menurutnya, banyak pihak yang ingin agar PKS tak bisa mencapai pada targetnya pada Pemilu 2019 mendatang dan ingin agar PKS terpuruk pada Pemilu nanti.

"Mereka menginginkan PKS terpuruk dan seluruh kader PKS pada 17 April semuanya nangis bombay. Ini sesuatu yang lumrah terjadi pada partai manapun. Ketika mereka mengharapkan partai kompetitor tidak meraih apa yang ditargetkannya," ujarnya.

Akan tetapi, jika memang nantinya ada provokasi terhadap para kadernya itu merupakan hal yang lumrah atau hal biasa. Ia pun menjamin para kader PKS tak memiliki sifata bawa perasaan atau baper.

"Bagaimana kita juga berharap agar mendapat suara tambahan, tentu ada partai lebih besar supaya turun suaranya pindah ke kita. Jadi persoalan orang melakukan provokasi supaya kita tidak capai tujuan adalah hal biasa. Semua kader PKS insya Allah tidak baperan," ungkapnya.

Kendati demikian, ia ingin agar seluruh kader PKS bisa menyikapi semua keinginan dan harapan orang lain. Ia juga ingin agar kader bisa memahami keinginan PKS dan memahami soal posisi PKS saat ini.

"Biarlah mereka menyampaikan apapun tentang kita. PKS tidak akan lolos parliamentary threshold, PKS tidak akan melewati apa yang telah didapat di 2014, biarkan itu semua. Tapi yang penting kita tahu apa yang kita mau dan kita tahu di mana posisi kita hari ini," Sohibul memungkasi.

Sumber: Liputan 6