Berita PKS

PKS Solo Gelar Sekolah Politik Perempuan

13 Dec 2017 | 12:57 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Solo (15/12) -- Mengingat peran penting perempuan dalam kancah politik, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Solo gelar Sekolah Politik Perempuan. Acara tersebut dilaksanakan pada Ahad (10/12/2017) di Hotel Red Chillies, Solo.

Ketua BPKK DPD PKS Solo, Orinako menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran dan kesempatan yang sama untuk berkontibusi pada negara. Sehingga, masih menurut Orinako perempuan juga memiliki hak untuk mendapatkan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan jiwa kepemimpinanya.

"Perempuan harus turut andil dalam menyelesaikan masalah  masyarakat. Sehingga melalui Sekolah Politik Perempuan ini kita akan membekali kader dan simpatisan Perempuan tentang dunia perpolitikan serta peran apa saja yang bisa dilakukan," terang Orinako.

Pendapat yang senada disampaiakan oleh koordinator acara Sekolah Politik Perempuan, Rabiáh Al Adawiyah. Rabi'ah menambahkan selain memberikan pembekalan kepada para peserta, Sekolah ini juga bertujuan untuk menggali potensi kepeloporan kader dan simpatisan perempuan PKS. Agar, mereka mampu memberikan khidmat terbaik kepada masyarakat.

"Saya sebagai kepala sekolah (koordinator), saya ingin bersinrgi untuk mengembangkan dan  memetakan potensi kader Perempuan PKS. Dari pemetaaan potensi ini, diharapkan kader-kader kita akan lebih produktif," pungkar perempuan yang akrab dipanggil Vida ini.

Kegiatan Sekolah ini diisi oleh pakar-pakar yang kompeten dibidangnya. Salah satunya adalah Suwarsi yang merupakan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar. Dalam acara tersebut Suwarsi mengingatkan pentingnya peran perempuan didalam partai politik. Sehingga, ia berharap PKS dapat menjadi partai pelopor dalam melakukan perubahan tersebut.

"Melalui instrumen partai politik dalam hal ini PKS sebahagian persoalan masyarakat dapat bertahap dicarikan solusi, salah satunya dengan peran perempuan," ujar Suwarsi.