Berita PKS

PKS Serius, Ingin Prabowo Sandi Menang di Tangsel

22 Oct 2018 | 09:51 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Presiden PKS Sohibul Iman bersama penyandang disabilitas dalam kampanye sehari di Kota Tangerang Selatan, Ahad (21/10) (dok Humas)
TANGSEL -- Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno (Sandi Uno) bersama Presiden PKS Sohibul Iman menggelar kampanye sehari di Kota Tangerang Selatan. Dimulai dengan senam bersama kemudian mendatangi kantung-kantung pemilih di 7 kecamatan se-Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (20/10/2018).

Kota Tangsel dipilih dalam safari politik ini karena Kota Tangsel merupakan basis PKS, mereka ingin menunjukkan soliditas terhadap pemenangan pemilu legislatif dan pemenangan Prabowo Sandi dalam pemilu 2019 mendatang.

"Saya bawa Sandi kesini ingin menunjukkan bahwa PKS itu serius untuk memenangkan Prabowo Sandi secara khusus di Tangsel, di tempat dimana Prabowo pernah kalah," kata Presiden PKS Sohibul Iman.

Sohibul Iman mengatakan, dengan semangat dan kerja keras mudah-mudahan kita bisa membalik suara menjadi mayoritas. "Insyaallah akan kita menangkan dengan kesiapan kader-kader PKS," ujarnya.

Sandiaga Uno mengaku beruntung bisa keliling seharian bersama Presiden PKS, Sohibul Iman untuk menyerap aspirasi masyarakat di Tangerang Selatan. Ia bertekad insyaallah pasangan Capres Cawapres Prabowo - Sandi hadir untuk memberi solusi atas permasalahan masyarakat.

"Kita akan ambil kembali kendali ekonomi kita, ekonomi kita terombang ambing karena tidak memiliki pemimpin yang kuat untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak ke rakyat," tegasnya.

Menurutnya, selain persoalan harga-harga sembako, lapangan kerja kian menipis. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan lapangan kerja.

"Lapangan kerja Susah didapat, lebih dari separuh anak-anak usia muda, usia kerja yang lulus mengeluhkan bahwa lapangan kerja itu susah didapat," kritik Sandi.

Dengan ambil alih kendali ekonomi, pasangan Prabowo Sandi memastikan kebijalan pembangunan ini bisa lebih membuka kesempatan kerja bagi anak-anak bangsa, harga-harga sembako akan stabil terjangkau buat masyarakat Indonesia khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Program Pendidikan

Dalam kampanye sehari di Kota Tangsel tersebut, Sandiaga Uno juga menyampaikan program pendidikan Prabowo Sandi. Menurutnya, kalau bangsa ini mau berdaya di ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang berdaya saing, maka pendidikan harus kita rubah, pendidikan kita harus lebih berorientasi pada apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sekarang.

"Kita ingin landasan utama pendidikan kita itu pendidikan akhlak, pendidikan moral karena yang kita lihat karakter bangsa ini seperti yang kita lihat seperti kriminalitas, juga narkoba ada di sekeliling kita," ucapnya.

Karakter bangsa yang seperti itu, menurut Sandiaga, bisa menghancurkan masa depan bangsa, merusak sendi-sendi kebangsaan kita. Ini yang akan menjadi pendekatan kita, pendidikan yang tuntas dan berkualitas dengan meningkatkan angka partisipasi murni, bukan hanya infrastruktur yang dibangun tapi juga SDM.

"Kompetisi dan kesejahteraan guru juga akan kita tingkatkan. Ini salah satu pendekatan yang holistik," ucapnya.

Sohibul Iman menambahkan, pendidikan karakter sebenarnya bukan sesuatu yang baru, sebab di Undang-Undang  pasal 31 menjelaskan bahwa basis pendidikan bangsa Indonesia adalah moral, dan Prabowo Sandi ingin menjadi pihak terdepan untuk merealisasikan tujuan pendidikan itu.

Menurutnya, walaupun berbasis akhlak dan karakter bukan berarti dalam mengembangkan pendidikan ke depan itu  mengesampingkan kompetisi.

"Karena abad ke depan itu abad persaingan yang berbasis pada pengetahuan. Tapi kami punya prinsip 'knowledge is power but caracter is more' jadi memang pengetahuan itu menjadi kekuatan dan karakter itu jauh lebih kuat dari pengetahuan.

"Jadi tolong jangan dikotomi kan bahwa saat kita mengutamakan karakter kami juga mengutamakan kompetensi," jelasnya.

Tauladan Politik

Cawapres Sandiaga Uno juga dijadwalkan berkunjung ke kediaman pimpinan pondok pesantren Al-Adzkar Pamulang, Tangsel.

Sandiaga Uno bersama Presiden PKS Sohibul Iman tiba di depan pesantren sekitar pukul 10.30 WIB. Ia lantas disambut dengan musik marawis di gerbang pesantren oleh para santri.

Saat turun dari mobil yang ditumpangi, Sandi sempat berbincang dengan pengurus pesantren, Kyai Ali Rahmat. Sandi akhirnya memutuskan hanya sampai ke depan gerbang pesantren. Lalu dia hanya melayani santri dan ibu-ibu untuk berfoto bersama di luar area pesantren.

Sandi memutuskan untuk tidak masuk ke dalam pesantren sebagai bentuk kehati-hatian atas peraturan KPU dan himbauan Banwaslu yang melarang kegiatan kampanye di lingkungan pendidikan.

"Ini juga sebagai tauladan bahwa kita pastikan kegiatan ini tidak melanggar peraturan KPU dan himbauan Banwaslu," ujarnya.

Sandiaga Uno melanjutkan safari politiknya dengan mengunjungi para pedagang PasarJombang, sopir angkot dan ojek pangkalan di Ciputat.

Di lokasi ini Sandiaga berbincang dengan pedagang buah yang mengeluh harga buah jeruk naik, Sandiaga juga menerima  aspirasi para pengemudi angkot yang mengeluh kepadanya terkait maraknya transportasi online yang berdampak pada berkurangnya pendapatan mereka.

Sandiaga Uno mengakhiri safari politiknya dengan mengunjungi minimarket 212 di Graha Raya, Serpong Utara. Sedianya, Sandiaga akan sharing bisnis dengan UMKM Serpong Utara karena keterbatasan waktu, Sandiaga hanya berbelanja minuman dan berfoto dengan warga Serpong Utara.*(cip)