Berita PKS

PKS Ranting Jatisari Adakan Promo Oli Murah untuk Warga

02 Apr 2019 | 13:06 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Bekasi -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ranting Jatisari Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi memberikan kejutan kepada masyarakat menengah ke bawah dengan promo menarik, “Ganti Oli Murah Ala PKS”, Ahad (31/03/2019).

Guna meramaikan sekaligus mengajak masyarakat Jatisari dan sekitarnya, PKS Ranting Jatisari mengadakan program #GantiOliCastrolCukupBayar15Ribu dimana masyarakat cukup membayar 15 Ribu dari harga normal di setiap pembelian oli castrol.

Pada kesempatan tersebut hadir Calon Anggota Dewan (CAD) PKS Dapil 4 Bekasi Akhmad Musodiq memberikan sambutan.

“Kegiatan ganti oli murah ala PKS ini sebagai tanda apresiasi PKS, khususnya Ranting Jatisari kepada masyarakat Jatisari dan sekitarnya,” kata Akhmad Musodiq.

Selain sambutan Akhmad Musodiq juga menyampaikan kepada warga yang mengikuti kegiatan ganti oli murah ini tentang program PKS sekaligus sosialisasi CAD Kota Bekasi baik tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi, DPR RI juga Capres Cawapres.

“Ada PKS nomor 8, dan ada saya juga (Akhmad Musodiq) nomor 6 yang diberikan amanah sebagai CAD untuk Kota Bekasi. Yang kedua ada Heri Koswara yang diamanahkan sebagai Caleg Anggota Dewan tingkat Provinsi, nomornya delapan. Dan terakhir, nomor 1 Mahfudz Abdurrahman untuk DPR RI,” terang Akhmad Musodiq.

Sementara itu, Ketua RW 08 Yoyok dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan PKS ini.

“Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman PKS yang telah mengadakan program kegiatan ganti oli murah ini. Semoga PKS tetap peduli dan selalu melayani masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Program ganti oli murah ini mengambil lokasi di Bunderan AURI-Food Court Jalan Dirgantara Raya, Jatisari Kota Bekasi. Untuk kegiatan ganti oli murah tahap pertama ini diikuti sebanyak 75 orang.

Rencananya kegiatan ganti oli murah ini akan berlanjut pada pekan depan di tempat yang sama. Menurut Pak Andi, panitia pelaksana kegiatan, sudah ada sekitar 35 warga masyarakat yang mendaftar program tersebut, dan akan terus bertambah.