Info Seputar Crisis Center for Rohingya. Klik di sini!

Berita PKS

PKS Minta PLN Batam Batalkan Kenaikan Tarif

02 Mar 2017 | 16:23 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri), Raden Hari Tjahyono

BATAM -- Ketua DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri), Raden Hari Tjahyono menegaskan sejak awal DPW PKS Kepri telah menginstruksikan anggota dewan dari PKS di DPRD Kepri agar PT PLN Batam membatalkan niatnya untuk menaikan tarif tersebut. PLN Batam berencana menaikkan tarif listri sebesar 47 persen.

"Rakyat saat ini semakin susah. Oleh karena itu PKS memilih untuk bersama rakyat menolak kenaikan tarif listrik di Batam," terang Raden Hari Tjahyono di Kantor PKS Kepri di Batam, Rabu (1/3).

Raden Hari mengharapkan semua pihak harus melihat masalah yang dihadapi masyarakat dengan mata hati yang jernih. Menurutnya saat ini kondisi perekonomian di Indonesia termasuk di Batam sedang sangat sulit. Jika dipaksakan dengan kenaikan tarif Bright PLN Batam yang angkanya fantastis tentu akan sangat memberatkan masyarakat.

Raden Hari juga menjelaskan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat harga LPG dan BBM akan ikut merangkak naik. "Jika sudah naik semua maka yang paling merasakan adalah masyarakat kecil," terangnya.

Ia menceritakan ketika dirinya mampir di warung-warung dan bengkel banyak dari pengusaha kecil yang mengeluh karena kondisi perekonomian yang sangat lesu. Ia memastikan wakil PKS yang ikut terlibat dalam pembahasan kenaikan tarif berjuang maksimal. "Dalam kondisi perekonomian saat ini kenaikan tarif listrik oleh PT PLN Batam tidak tepat dan dapat membebani masyarakat bahkan juga memicu inflasi. Oleh itu sebaiknya kenaikan tarif atau penyesuaian tarif dibatalkan," ungkap Raden Hari serius.

Raden mengungkapkan, PKS juga mendorong dibuatnya perda yang mengatur peningkatan pelayanan listrik untuk masyarakat sesegera mungkin. Termasuk kompensasi atau denda jika terjadi pemadaman listrik dan atau padam lebih dari dua jam karena gangguan. "Juga perlu dibuat insentif untuk dunia usaha," tegas dia.

Senada dengan Raden Hari, Ketua Fraksi PKS DPRD Batam, Mukriyadi juga menolak tegas rencana kenaikan tarif PLN. Ia pun akan mengajak anggota dewan yang lain untuk ikut peduli. Mukriyadi mengingatkan seluruh anggota DPRD Batam mendapat amanah dari masyarakat Batam. Untuk itu sudah sepantasnya mereka dibela. Mukriyadi juga mengharapkan agar Wali Kota Batam, Rudi melakukan upaya untuk membatalkan naiknya tarif listrik ini.