Berita PKS

PKS Buka Posko Peduli Banjir di Jakarta

06 Feb 2018 | 11:29 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Jakarta (6/1) – Meluapnya Kali Ciliwung karena tidak mampu menampung debit kiriman air, mengakibat banjir di beberapa titik di Jakarta sejak kemarin, Senin (5/2/18). Seperti di wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan dan Rawajati, Jakarta Timur.

Sebagai bentuk khidmatnya, Dewan Pengurus Ranting (Dpra) PKS Pengadengan segera membentuk Posko Banjir di depan kantor Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan yang sekaligus menjadi tempat pengungsian bagi warga RT 05, 07, 09, 10 dan 11.

“Di Pengadegan, ada sekitar 1000 jiwa mengungsi. Pengungsi membutuhkan air mineral, makanan, obat-obatan dan logistik lainnya,” ungkap Sarwi, Koordinator Posko Banjir PKS di Pengadegan.

Di Pengadegan, Jakarta Selatan, sekitar 1000 jiwa mengungsi di beberapa titik, seperti kantor kecamatan, kantor kelurahan, gedung SDN 03 Pengadegan dan Madrasah, Town House di RT 05/01 serta rumah-rumah penduduk yang tidak terdampak banjir.

Di Rawajati, Jakarta Timur, PKS mendirikan Posko Peduli Banjir di bawah Jembatan Layang Ciliwung. Di wilayah ini, terdapat 10 RT yang terdampak banjir. Ribuan warga ini mengungsi ke tiga titik pengungsian di RW 01, 03 dan 07.

“Kami membuat Posko di bawah jembatan layang Ciliwung. Setiap kali banjir, kami menyalurkan bantuan makanan, pakaian, alat kebersihan dan lainnya,” kata Koordinator Posko Banjir PKS Rawajati, Haris Fadhillah.

Diketahui, tinggi muka air Bendungan Katulampa Kota Bogor, Barat sudah mencapai puncaknya di ketinggian 220-240cm atau Siaga I kemarin, Senin (5/2/18). Hal ini mengakibatkan meluapnya air di sepanjang Kali Ciliwung, Jakarta. Banjir masih diprediksi sampai beberapa waktu ke depan karena cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor.