Berita PKS

PKS Bandar Lampung Serap Aspirasi Korban Banjir

21 Feb 2019 | 10:53 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG -- Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandar Lampung Aep Saripudin meninjau lokasi dan korban banjir di Jalan Pulau Tidore RT 02, Lingkungan I, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi para korban sehingga dapat mengetahui secara langsung apa saja yang perlu dilakukan bagi warga agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Nizar salah satu korban yang rumahnya cukup parah menyampaikan keluhannya kepada Aep, dinding rumahnya jebol dikarenakan posisi rumahnya tepat di tikungan kali sementara tanggul yang dibangun terlalu pendek sehingga belum bisa melindungi rumahnya dari derasnya air yang datang menghantam dinding rumahnya yang hanya terbuat dari kayu. “Rumah saya tepat di tikungan kali, sementara tanggul sebelah rumah saya lebih pendek dibanding tanggul di seberangnya sehingga air masih leluasa menghantam dinding rumah kami yang hanya terbuat dari kayu, seharusnya tanggul yang di deretan rumah yang ditinggikan bukan yang di seberangnya," keluh Nizar

Menanggapi keluhan tersebut Ketua PKS Bandar Lampung Aep Saripudin yang juga salah satu caleg dari dapil 3 Kecamatan Labuhanratu, Kedaton dan Wayhalim mengatakan ada dua hal nanti yang akan disampaikan kepada pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, yang pertama agar pemkot dapat meninggikan tanggul di sepanjang bantaran sungai Pulau Tidore sehingga dapat melindungi rumah-rumah warga dari aliran air yang deras saat turun hujan. Yang kedua, agar Pemkot dapat meninggikan jembatan yang rendah sehingga air tidak meluber ke rumah-rumah warga saat intensitas hujan tinggi.

“Nanti akan kami sampaikan kepada Pemkot Bandar Lampung, ada dua hal yang akan kami sampaikan yang pertama, agar pemkot dapat meninggikan tanggul sepanjang bantaran kali sehingga rumah-rumah dapat terlindungi dan yang kedua agar Pemkot juga dapat meninggikan jembatan yang terlalu rendah di jalan Pulau Tidore agar air tidak meluber ke rumah-rumah warga saat intensitas hujan tinggi”. Ujar Aep.

Sumber: lampost.co