Berita PKS

Pilkada 2018 Pilih Pemimpin yang Tidak Gunakan Politik Uang

05 Jun 2018 | 10:48 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Bandung (4/6) – Anggota DPR/MPR Adang Sudrajat mengajak semua elemen masyarakat baik tokoh muda maupun tokoh masyarakat untuk berpartisipasi dengan bijak pada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak.

“Saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir pada sosialisasi MPR ini, agar tidak segan-segan memberi nasihat kepada saya dan juga seluruh pemimpin pemerintahan mulai dari kepala desa hingga gubernur, melalui jalur yang tersedia untuk saling mengingatkan. Negara ini butuh kepemimpinan yang mengayomi semua golongan, bukan sekadar kelompok tertentu,” urai dokter Adang di Graha Syukur Balekambang Sukamaju, Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Senin (4/6/2018).

Dokter Adang pada kesempatan penyampaian presentasi materi sosilasiasi, meminta secara khusus pada masyarakat yang hadir dan memiliki hak pilih pada pilkada serentak untuk digunakan sebaik-baiknya. Karena pilihan yang bijak nantinya mengantarkan kepala daerah yang terpilih memiliki kualitas kepemimpinan dan manajerial yang baik. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan politik uang.

“Saya juga akan mengimbau kepada para calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada pilkada serentak tahun 2018 ini, agar tidak menggunakan cara-cara tidak etis seperti politik uang. Mengedepankan nasib rakyat yang akan dipimpinnya, lebih penting daripada sekadar menghalalkan segala cara untuk menang dan terpilih. Saya berharap, Pilkada 2018 akan menghasilkan para pemimpin daerah yang berjiwa besar. Karena dengan orang-orang yang berjiwa besar inilah, negara akan dibawa pada kondisi kuat baik tatanan masyarakat hingga ekonominya,”pungkas dokter Adang Sudrajat.

Dalam sosialisasi MPR tersebut selain sebagai tugas negara dalam memperkokoh kualitas berbangsa dan bernegara yang dilakukan anggota MPR langsung kepada masyarakat di dapilnya, juga sekaligus untuk berbuka bersama pada momen bulan Ramadhan tahun 1439 hijriah.