Berita PKS

Ojek Online Lampung Dukung PKS Hapus Pajak Sepeda Motor

30 Nov 2018 | 14:30 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Lampung (30/11) -- Ide Partai Keadilan Sejahtera tentang penghapusan pajak roda dua dan pemberlakukan SIM seumur hidup mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (GASPOOL).

Melalui Koordinatornya, Miftahul Huda, Organisasi wadah pengemudi ojek online yang membawahi 2000an pengemudi di Bandar Lampung, Metro dan Pesawaran ini menyampaikan dukungan dan persetujuannya atas ide PKS tentang penghapusan pajak kendaraan roda dua dan pemberlakukan SIM seumur hidup, karena faktor keadilan. Hal ini disampaikannya saat acara diskusi santai dengan tajuk “Mbandrek”, Mbahas masalah negeri dengan sodara dan rekan PKS, Kamis (29/11) di Selasar Aula GSG PKS Lampung Lantai 1, Jalan Untung Suropati Nomor3, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

“Kami dari Gaspool sangat setuju dengan ide bagus ini, karena faktor keadilan. Ada pajak kendaraan mewah dihapuskan dan kenapa pajak yang motor ga dicabut. Boro-boro dihapusin, kalau rakyat kecil didenda-didenda,telat bayar pajak di denda,”ungkap Miftah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semata-mata bukan pajaknya tapi keadilan.
“Ada tax amnesty buat pengusaha besar, nilai rupiahnya ga kebayang, ga berseri. Itu masih diberi keringan oleh negara. Sementara kami rakyat kecil, boro-boro dapat keringanan kalau telat didenda, dimana letaknya Sila ke 5 Pancaila, Keadilan Sosial kalau begitu,,”lanjutnya.

Sehingga menurutnya dengan program penghapusan pajak roda dua dan pemberlakukan SIM seumur hidup, sesuai dengan Sila ke 5 Pancasila. “Ide PKS sangat penting bagi kami, karena progamnya sesuai dengan Sila Ke 5 Pancasila. Sedangkan SIM seumur hidup ini sejalan dengan logika kita bahwa skill berkendara jika dilakukan terus menerus tentu makin mahir, kenapa harus ada pembaruan SIM setiap 5 tahun apalagi jika terlambat memperpanjang SIM dari waktu yang ada, maka kita harus tes ulang”kata Miftah.

Sementara itu, Adian Saputra seorang jurnalis senior menyampaikan pendapatnya tentang ide penghapusan pajak motor roda dua dan pemberlakuan SIM seumur hidup sebagai suatu ide yang bagus, dalam konteks entitas politik yang harus terus memproduksi ide/ gagasan.

“Jadi sebagai entitas politik ya bagus, sesuatu yang wajar memproduksi gagasan. Kalau partai tidak memproduksi gagasan, itu partai yang gagal namanya,” tegas Pimpinan Redaksi Jejamo.Com.

Sekretaris Eksekutif Pemenangan PKS Lampung, Agus Widodo menyampaikan bahwa gagasan penghapusan pajak kendaraan roda dua diberlakukan untuk motor dengan CC kecil. Menurut Caleg Ganteng ini, bahwa rencana tersebut merupakan persembahan dari PKS bagi masyarakat pengguna motor roda ditengah perjalanan roda ekonomi yang makin melambat. “Mudah-mudahan apa yang dilakukan PKS, termasuk dengan gagasan penghapusan pajak kendaraan roda dua dan rancangan pemberlakuan SIM seumur hidup akan bermanfaat dan membahagiakan masyarakat.

“Hanya ada satu akibat dari kemenangan PKS, yakni rakyat bahagia. Inilah tangga menuju kebahagiaan itu yakni ide atau gagasan penghapusan pajak motor dan pemberlakukan SIM seumur hidup. Mohon doanya semua,” tutur Agus Widodo.

Sebagai informasi, Mbandrek ini adalah agenda rutin PKS Lampung untuk membahas wacana-wacana kekinian yang dikemas dalam format ringan dan santai, sambil menikmati makanan ringan dan minuman hangat seperti kopi atau bandrek. Dalam sesi kali ini membahas gagasan PKS tentang penghapusan pajak motor dan pemberlakuan SIM seumur hidup yang telah dilaunching di Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu.