Berita PKS

Mereka yang Memilih Posko Mudik PKS

22 Jun 2017 | 17:05 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Agus Herdani dan Apip dua pemudik yang menjadikan Posko Mudik PKS di Bekasi sebagai pilihan pertama beristirahat

Bekasi (22/6) -- Agus Herdani (40) seketika langsung mendaratkan badannya di terpal yang disediakan di Posko Mudik Ramah Keluarga PKS setelah dipersilakan oleh kader PKS. Tepat di depan Masjid Al-Azhar Jakapermai Bekasi, Jawa Barat.

"Mau ke Subang," katanya yang memboncengkan kakaknya dari Jakarta. Perjalanan normalnya empat jam akan sampai tujuan. Jika terjebak macet bisa lima hingga enam jam.

Pria yang sehari-hari bekerja menjadi kuli bangunan itu mengaku tidak kuat jika harus mengebut seperti layaknya anak muda. Ia sengaja membawa kendaraannya pelan-pelan agar tetap prima di jalan. Makanya ketika ketemu dengan Posko Mudik PKS, ia langsung menyempatkan diri segera rehat sejenak. "Biasanya kalau istirahat paling di pom bensin," ujarnya di Posko Mudik DPD PKS Bekasi, Kamis (22/6/2017).

Apip (35) melakukan hal yang sama dengan Agus. Ia merasa harus istirahat karena istrinya menggendong tas ransel yang besar. Dan Posko Mudik Ramah Keluarga PKS di Bekasi menjadi pilihan pertamanya.

"Saya mau (pulang kampung) ke Majalengka. Paling sampai sana sekitar pukul 11-12 malam," kata pria yang keseharian bekerja sebagai pengusaha krupuk itu.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Kamis (22/6/2017) sore meresmikan Posko Mudik PKS Ramah Keluarga 2017 di DPD Bekasi. Posko diresmikan secara simbolik oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. Hadir pula Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah, Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu dan Ketua DPD PKS Bekasi Heri Koswara.

Tahun 2017, PKS mendirikan lebih dari 112 Posko Mudik dengan tema utama Posko Mudik Ramah Keluarga. Jumlah ini meningkat dari Posko Mudik PKS tahun lalu yang berjumlah 81. Selain mendapatkan tempat istirahat, pemudik juga bisa menikmati fasilitas ramah keluarga seperti pojok bermain anak dan ruang laktasi.

Di Posko Mudik PKS itu, Apip dan Agus tampak hangat bercengkerama seperti kawan lama. "Kami justru baru ketemu di sini. Sebelumnya belum kenal sama sekali hehehe," kata Agus dengan dialek sunda kental.