Info Seputar Crisis Center for Rohingya. Klik di sini!

Berita PKS

Mensyukuri 18 Tahun Partai Dakwah

23 Apr 2016 | 21:32 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi

Usia PKS kini 18 tahun. Pada manusia, 18 tahun adalah usia pasca-akil baligh saat pilihan-pilihan harus disikapi dengan cermat. Salah pilih dan salah langkah akan berakibat pada masa depan yang suram.

PKS memilih untuk meniti jalan dakwah di jalur politik. Secara pribadi dan keluarga, kader-kader PKS paham benar bahwa berdakwah adalah jalan panjang yang wajib ditempuh pengikut Nabi Muhammad SAW dan rasul serta nabi sebelumnya.

Berdakwah dalam jalur politik adalah ijtihad dengan tidak meninggalkan dakwah di skala pribadi dan keluarga. Justru keduanya menjadi dasar untuk dapat berdakwah di jenjang masyarakat dan negara.

Bukan sok suci apalagi merasa paling benar. Justru karena kader-kader PKS merasa jauh dari kesempurnaan, itu sebabnya kami terus menarbiyah diri, seraya mengajak siapapun untuk ikut serta. Buat PKS, itu sarana pengingat diri.

PKS juga selalu berupaya menjaga kader-kadernya terus istiqomah di jalan dakwah ini. Soliditas, satu perkataan dan perbuatan, selalu mengajak dengan hikmah dan pelajaran yang baik, kesantunan dalam berdakwah di jalur politik, semoga makin menguatkan identitas PKS sebagai partai dakwah.

Langkah PKS dalam ‘menghukum’ diri adalah juga sebuah upaya manusia untuk tidak berbuat zhalim kepada manusia lainnya. Karena kami yakin, kami bukanlah organisasi yang sempurna. Saling menjaga dan taat pada aturan main dan qiyadah yang dipilih lewat syuro, adalah sebuah upaya agar kami tidak dicap Allah SWT sebagai orang-orang yang tidak bersyukur atas nikmat dakwah.

Kini 18 tahun PKS, dengan menghitung usia pendahulunya Partai Keadilan, berkhidmat untuk rakyat. Banyak yang sudah kami upayakan, lebih banyak lagi yang kami belum lakukan untuk rakyat. Pada tahun ini kami coba mensyukuri usia 18 dengan mengajak anak-anak bangsa, untuk menghayati khasanah berharga ulama Islam dalam bentuk Kitab Kuning. Membaca lagi, menghayati ajaran para ulama shalih yang tertuang di dalamnya.

PKS juga menandai 18 tahun dengan serentak menguatkan Pusat Khidmat di seluruh Indonesia. Memberikan komitmen perjuangan kepada rakyat kecil dari kalangan pekerja, petani dan nelayan. Mengokohkan peran perempuan sebagai soko guru umat.

Membangun kader kader pemimpin yang punya visi kerakyatan lewat Sekolah Kepemimpinan Partai. Serta beragam bentuk khidmat untuk rakyat lainnya.

Seluruh kader bergerak untuk rakyat, mensyukuri 18 tahun PKS, meletakkan lagi batu penanda bahwa PKS ada untuk Indonesia.

Oleh Dedi Supriadi

Ketua Bidang Humas DPP PKS