Berita PKS

Letnan Jenderal dan Perintah Presiden

29 Jan 2017 | 16:10 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam kampanye Anies-Sandi di GOR Soemantri, Jakarta Selatan, Ahad (29/1/2017) (Julianto/PKS Foto Jakarta)

Kata-kata Sandiaga Salahuddin Uno tiba-tiba terhenti. Puluhan ribu lautan manusia di depannya sejurus ikut tercekat. Orasi lantang yang dipekikkan Sandi menemui jeda sebentar. Lantas, pandangannya tertuju ke pintu masuk VIP GOR Soemantri, Jakarta. Nampak hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menuju panggung beriringan dengan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

Sandi paham kedua pimpinan partai pengusungnya bersama Anies Baswedan harus disambut. "Kita sambut pimpinan kita Bapak Prabowo," ujarnya. Langsung seruan Sandi disambut teriakan takbir puluhan ribu kader PKS yang sedang menggelar kampanye terbatas Anies-Sandi, Ahad (29/1/2017).

Prabowo lantas diberikan kesempatan berorasi. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini memang sedang menunaikan janjinya. Ia akan turun langsung mengampanyekan Anies-Sandi kepada warga Jakarta. Hari ini, ia diundang sejawatnya Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman untuk menyemangati kader-kader PKS.

Mantan Danjen Kopassus ini pun langsung memuji kedekatannya dengan Presiden PKS. Ia menyebut hanya seorang Presiden PKS yang mampu memerintah letnan jenderal untuk hadir di kampanye Anies-Sandi. "Bayangkan Letjen diperintah oleh presiden, hanya Presiden PKS. Ini semua karena kami sekutu," ujarnya.

Prabowo lantas memuji PKS sebagai sekutu. Bukan sekadar teman dekat. Bagi Prabowo, sekutu jauh lebih tinggi artinya dibandingkan teman. "PKS adalah sekutu. Jadi sekutu tingkatnya lebih tinggi dari sahabat. Kalau sekutu sampai perjuangan belum selesai tetap sekutu," ujar Prabowo.

Dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta, PKS memang hanya maju bersama dengan Partai Gerindra. Sebelumnya, PKS juga mendukung Prabowo yang mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 2014. Hingga kini, kedua partai ini juga tetap setia berada di luar pemerintahan.

Prabowo lantas blak-blakan. Banyak hal yang saat ini ada di Gerindra sebagian adalah hasil mencontek PKS. "PKS ini kalau menyelenggarakan kegiatan luar biasa. Gerindra sering contek dari PKS. Nyontek boleh dong? Nyontek dalam hal kebaikan," tutur dia.

Prabowo lantas meyakinkan warga Jakarta untuk memilih Anies-Sandi. Ia menyebut pasangan nomor urut tiga ini adalah yang terbaik. Bahkan, ia sekali lagi memuji PKS yang rela tidak memajukan kadernya demi pasangan Anies-Sandi. Ia juga memuji sikap kader Gerindra Sandiaga Uno yang rela mengalah. "Pak Sandiaga Uno yang sudah satu tahun berjuang untuk gubernur rela jadi nomor dua. PKS lebih besar, wagub saja tidak menuntut," papar dia.

Prabowo juga mengaku sangat melihat semangat dan antusiasme pendukung Anies-Sandi. "Wajah kalian sudah berseri-seri, wajah penuh kemenangan. Wajah kalian wajah keadilan. Kita berjalan di jalan yg benar pasti menang pasti Menang pasti menang," ujarnya.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman juga merasakan hal yang sama. Ia merasa tanda-tanda kemenangan pasangan Anies-Sandi sudah di depan mata. "Sudah nampak cahaya kemenangan. Dengan takdir Allah SWT Anies-Sandi menang," ujar dia.

Ia pun meminta kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk bekerja keras memenangkan Anies-Sandi. "Untuk itu saya minta seluruh keluarga besar PKS bahu-membahu meyakinkan masyarakat untuk memilih Anies-Sandi," ujar dia.