Berita PKS

Ketua Fraksi PKS Medan Batalkan Rapat Demi Evakuasi Korban Kecelakaan

12 Sep 2018 | 13:10 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Medan (12/9) - Terjadi kecelakaan angkutan umum Morina 81 Jurusan Belawan-Terminal Amplas di Jalan HM. Thamrin Medan, pada Selasa (11/09/2018) sore. Mobil nahas itu menghantam tiang reklame yang berada di pinggir jalan. Dalam kecelakaan itu, satu orang dilaporkan tewas dan tiga lainnya kritis sementara 9 lainnya terpaksa dievakuasi ke RSUD Pirngadi Medan.

Belakangan diketahui, orang yang melakukan evakusi lima korban kecelakaan dan membawanya ke RSUD Pirngadi ternyata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan, Jumadi.

Ditemui di lokasi kejadian usai mengantar lima korban ke RSUD Pirngadi, Jumadi mengatakan semula ia berencana menggelar rapat di Amplas, kebetulan mengakses kawasan itu ia langsung berhenti saat melihat kecelakaan naas itu.

“Saya rencannanya mau menghadiri rapat, kebetulan melihat kejadian ini spontan turun bersama Sekum DPD PKS Medan Irwansyah, saya bantu evakuasi lima korban ke Pirngadi,” jelasnya.

Anggota DPRD Medan ini, mengatakan ia sempat kewalahan dengan proses evakuasi karena beberapa mobil yang diminta membawa korban malah enggan disetop.

“Terus terang tadi sempat kewalahan, mobil Avanza yang kami bawa hanya mampu memuat lima orang,” jelasnya.

Tapi beruntung, kata Jumadi, mobil angkot Morina 81 ikut membantu evakuasi setelah mengenal sopir angkot sejenis kecelakaan. “Beruntung ada angkot Morina 81 yang ikut evakuasi,” jelas Jumadi.

Ada sembilan orang yang langsung dievakuasi ke RSUD Pirngadi Medan, empat diantaranya dibawa Angot Morina 81. “Ada lima korban kami bawa tak lama setelah kejadian, kemudian empat lagi dibawa angot Morina 81 ke Pirngadi,” jelasnya.

Melihat kondisi beberapa penumpang yang mengalami luka parah, Jumadi terpaksa membatalkan rapat karena harus mendampingi korban kecelakaan beberapa saat di Pirngadi guna mendapatkan perawatan yang serius. “Tadi bersama Sekum DPD PKS Medan saya mendampingi korban di RSUD Pirngadi,” jelasnya.

Politisi PKS Kota Medan ini juga sempat bertanya ke tukang becak soal ihwal terjadinya kecelakaan. “Kata tukang becak yang saya tanya angkot yang nahas ini ugal-ugalan, tapi salah seorang penumpangnya mengatakan laju angkot biasa saja,” jelasnya.