Berita PKS

Kader PKS Yogyakarta Terus Beri Pendidikan Politik

07 Jan 2019 | 11:28 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Salah satu caleg PKS Yogyakarta, Muhammad Gupit Robbicahya dalam Rapat Besar dan Konsolidasi Relawan di Sumberadi Mlati, Sleman, Ahad (6/1) (dok Humas PKS Yogyakarta)

Sleman (7/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mendorong para caleg dan kadernya berinteraksi dengan masyarakat (konstituen). Selain menanyakan masalah yang dihadapi serta membantu mencari solusinya (sebagai bentuk pelayanan), para caleg dan kader PKS juga dituntut mampu melakukan pendidikan politik bagi masyarakat.

Ketua tim pemenangan, H Sudarsono mengatakan, pendidikan politik sangat penting diberikan, agar masyarakat berperan aktif dalam pesta demokrasi sekaligus menjaga iklim demokrasi yang sejuk, damai dan bermartabat. Selain itu mengajak masyarakat menolak money politics. Kemudian mendukung gerakan kawal Pemilu yang jujur dan adil. Serta mendukung kegiatan kampanye yang sehat dan tidak mengganggu ketertiban umum. 

Menurut Sudarsono, sebagai wujud kesungguhan dalam menjalankan amanah, kader dan caleg PKS melakukan langkah konkrit (nyata) di lapangan dengan berkhidmat untuk rakyat.

"Kami (caleg dan kader) PKS siap ngalor ngidul ngetan ngulon kanggo rakyat dan siap bengak bengok kanggo rakyat," terang Sudarsono kepada KRJOGJA.com disela temu kader dan silaturahmi warga di rumahnya, Bedingin Wetan RT 06, RW 35 Sumberadi Mlati Sleman, Ahad (6/1/2019).

Pertemuan dihadiri caleg PKS Yogyakarta, Muhammad Gupit Robbicahya dan Barjana serta puluhan kader dari Kelurahan Sumberadi dan Tlogoadi Mlati Sleman.

Dijelaskan Sudarsono, semangat PKS adalah melayani masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman juga DIY. Para caleg PKS siap memperjuangkan (menyuarakan) aspirasi rakyat agar bisa diwujudkan oleh lembaga eksekutif. Tentunya, sesuai dengan batas kemampuan pemerintah dan sesuai asas keadilan dan pemerataan.

"Setelah pertemuan kader dilanjutkan dengan bersilaturahmi ke warga," pungkasnya.