Berita PKS

Kader PKS dan Emak-emak Pendukung Prabowo Sandi Gelar Flash Mob di Semarang

21 Mar 2019 | 10:59 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Semarang (21/03) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Semarang menggadakan kegiatan kampanye kreatif dan simpatik flashmob di lampu merah Asmara atau tepatnya di jalan Ahmad Yani kelurahan Sidomulyo Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Ahad (17/03/2019) lalu.

Menurut Kasno selaku koordinator aksi, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan lebih menyemarakkan dukungan masyarakat kepada PKS dan dukungan untuk calon Presiden RI no urut 02 Prabowo Sandi.

"PKS akan selalu berusaha memanfaatkan sisa waktu kampanye yang sudah semakin dekat dengan pemilu 17 April 2019 nanti, PKS serentak melaksanakan kegiatan kampanye dalam bentuk bakti social, sosialisasi, flashmob dll di beberapa titik di seluruh kabupaten Semarang," katanya.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan kader dan Barisan Emak-emak Perkuat Prabowo Sandi (BAMPER), juga sebagai upaya untuk memperkuat komitmen PKS berpihak pada rakyat, lanjut Kasno.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak dan meyakinkan masyarakat bahwa PKS adalah partai yang solid dan berkomitmen kuat untuk memihak kepada rakyat kecil," imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga delapan calon anggota legislatif PKS Dapil 1, termasuk salah satunya Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Joko Widodo.

"Dalam kegiatan ini kami mencoba meyakinkan masyarakat bahwa PKS memiliki program-program yang sangat memihak kepada rakyat, di antaranya dihapuskannya pajak motor, SIM seumur hidup, penurunan tarif dasar listrik, dan penghapusan tenaga kontrak. Kader PKS akan All out untuk mendukung dan mensosialisasikan Prabowo Sandi untuk bisa menang pada Pemilu 17 April nanti," tegas Joko Widodo.

Dalam kegiatan Flashmob tersebut para kader PKS berjajar disetiap sudut traffic Light dengan menggunakan baju plastik yang bertuliskan progam unggulan penghapusan pajak motor dan SIM seumur hidup dibagikan depannya, dan gambar Prabowo Sandi dibagian belakangnya dengan program penghapusan tenaga kontrak dan penurunan tarif dasar listrik.


Berita Terkait