Berita PKS

Jazuli Juwaini: Sumpah Pemuda, Tonggak Sejarah bagi Pemuda Indonesia

29 Oct 2019 | 13:31 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Jazuli Juwaini

Jakarta -- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Jazuli Juwaini mengingatkan, momentum Sumpah Pemuda menjadi sarana dalam menyatukan seluruh pemuda Nusantara. Untuk bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bangsa Indonesia hari ini memperingati hari yang bersejarah bagi kebangkitan dan pergerakan seluruh pemuda di Nusantara yakni Hari Sumpah Pemuda. Hari yang menjadi tonggak bagi pemuda Indonesia," katanya.

"Untuk bisa kembali melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa dan mengisi kemerdekaan di dalamnya dengan mengambil peran sesuai keahlian masing-masing," katanya lagi

Jazuli menambahkan, penting bagi seluruh pemuda Indonesia untuk bersama-sama dalam satu barisan. Satu langkah dalam menjaga bangsa sama-sama dicintai dari siapa pun yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan.

Ia menegaskan, sebagai bentuk komitmen PKS dalam menghadirkan kepemimpin di kalangan Pemuda, tujuh persen dari total seluruh anggota parlemen PKS berusia dibawah 30 Tahun.

"Keberadaan mereka bukan sebagai pelengkap, namun satu bagian yang tidak terpisahkan dalam ikhtiar perjuangan parlemen Fraksi PKS. Mereka hadir bukan karena sebatas keturunan siapa dan darimana asalnya, namun berdasarkan kompetensi dan kapabilitas dalam merit system yang teruji," tegasnya.

Menurut Jazuli bersatunya pemuda Nusantara dalam menjaga NKRI, dari berbabagi pihak yang berniat mengusik bangsa Indonesia dengan sendirinya tak akan pernah berani karena kekuatan dan kekompakan kita di dalamnya.

“Jika kita bersatu saya yakin bahwa peristiwa di Papua tidak akan pernah terjadi, karena semua kompak dalam menjaga persatuan, serta tidak mudah dipecah belah apalagi dihasut yang nantinya akan merugikan bangsa kita," salah satu anggota Dewan asal Banten ini menegaskan kembali.

Jazuli menambahkan, disamping modal persatuan dan kesatuan, hal lain yang harus kita lakukan adalah menyelesaikan satu persatu persoalan yang mendera bangsa dan kita carikan solusinya agar keluar dari persoalan yang menerpa.

“Kita sadar bangsa ini banyak persoalan yang satu persatu harus dicarikan solusinya secepat mungkin. Oleh karena itu, jika persatuan ini bisa kita jaga dan tingkatkan bukan mustahil sebanyak apapun masalah bisa kita selesaikan secara bersama-sama,” tegasnya.

Sumber: Tribunnews

Berita Terkait