Berita PKS

Janji Politik 10 Juta Lapangan Kerja Jokowi Dipertanyakan

10 Apr 2018 | 12:00 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua Departemen Politik DPP PKS, Pipin Sopian

Jakarta (10/04) -- Ketua Departemen Politik DPP PKS Pipin Sopian mempertanyakan realisasi janji politik membuka 10 juta lapangan kerja pemerintahan Jokowi-JK.

Pipin mempertanyakan komitmen janji politik Jokowi-JK tersebut sebab saat ini Pemerintahan Jokowi justru mempermudah masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia.

"Jika tenaga kerja asing di era Pemerintahan Jokowi dipermudah bekerja di Indonesia bagaimana nasib WNI yang saat ini pengangguran yang jumlahnya 7.04 juta orang?" tanya Pipin di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Pipin melanjutkan, data menunjukan pengangguran 2014 berjumlah 7,24 juta orang. Sedangkan 2017 berjumlah pengangguran berjumlah 7,04 juta orang. Jadi, papar Pipin, dalam tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK hanya mengurangi 200.000 penggangguran dari janji membuka 10 juta lapangan pekerjaan.

Pipin pun mempertanyakan munculnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing di saat janji membuka 10 juta lapangan kerja baru belum terealisir pada tahun terakhir kepemimpinan Jokowi.

"Dengan adanya Perpres itu wajar jika kita bertanya 10 juta lapangan pekerjaan baru yang dijanjikan Presiden Jokowi sebenarnya untuk siapa?

Inilah alasan rasional kenapa mayoritas rakyat Indonesia mendukung Gerakan #2019GantiPresiden," papar Pipin.