Berita PKS

Inilah Latar Belakang Fransisca, Caleg PKS yang Viral di Berbagai Media

01 Mar 2019 | 20:54 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Calon Anggota DPRD Kabupaten Sleman Dapil 5 Fransisca Santa Clause

Jakarta (1/03)-- Beberapa hari terakhir media tengah di ramaikan oleh unggahan instagram pk_sejahtera berupa poster salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Sleman Fransisca Santa Clause.

Sisca mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyadari perihal posternya yang sedang viral diberitakan media.

"Nggak, nggak nyangka jadi viral. Niatnya waktu itu cuma upload untuk keperluan kampanye via IG, tau kan ya yang poster itu. Ternyata tau-tau ada yang nge-posting ulang," ungkap Sisca saat dihubungi, Jumat (1/3/2019).

Dia juga memberikan klarifikasi tentang namanya yang banyak ditanyakan oleh publik. Nama tersebut merupakan nama pemberian dari ayahnya sejak kecil.

"Itu nama asli dari bapak dan saya tidak ingin mengubahnya karena pemberian dari bapak. Dari kecil namanya sudah seperti itu, jadi tidak mualaf, sudah Muslim dari kecil. Kalau banyak orang yang menyangka mualaf kan ya karena namanya itu. Dari agama di KTP pun Islam, begitu," terang Sisca.

Sisca juga menceritakan tentang perjanan hidupnya sampai kenal dengan PKS. Dari kecil ayahnya memang memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk menentukan jalan yang ingin ditempuh, hingga dia bertemu dengan PKS yang cocok dengan ideologisnya.

"Saya orang biasa yang tumbuh di keluarga beragam. Berbeda jalan hidup, cara pandang, keyakinan bahkan agama. Hidup dengan penuh toleransi, saling menghormati, menghargai, bahkan saling support sekalipun itu dalam hal beribadah. Sholat misalnya, ketika waktunya telah tiba saya diingatkan. Saat pertama mencoba berinteraksi dengan partai yang notabene adalah partai islam ini, saya sempat takut dan ragu-ragu. Saya bukan orang islam yang militan, keluarga saya juga beragam keyakinannya. Ternyata diluar dugaan saya, PKS itu sangat toleran dalam beragam, menghargai perbedaan keyakinan. Tidak mempermasalahkan sama sekali nama saya yang unik ini. Semua orang, siapa saja, apapun latar belakangnya PKS dekati dan rangkul. Ini yang membuat saya cocok dengan PKS. Terlebih sikapnya terhadap orangtua, walaupun berbeda keyakinan saya selalu diajarkan untuk selalu menyayangi, menghormati dan berbakti kepada keduanya. Itu yang membuat saya nyaman bersama PKS," jelas Sisca.

Sebelum maju menjadi Caleg, Sisca juga pernah berkontribusi aktif menjadi tim sukses Caleg. Saat ini, pada kesempatannya menjadi Caleg ada tiga hal yang ingin dibawa untuk pembenahan wilayah.

"Selama ini saya kan concernnya di bidang pertanian ya, jadi akan mengangakat itu, lebih ke pemerhati petani-petani dan UMKM, agar UMKM kita lebih naik lah seperti itu. Lalu tentang pemberantasan buta huruf Alquran, masih banyak di wilayah yang mereka membutuhkan sentuhan-sentuhan agama karena belum bisa baca tulis Alquran. Dan ketiga yaitu pemberdayaan pemuda, pemuda itu kan lulusannya begitu banyak S1 nya banyak banget tapi lapangan kerjanya masih jomplang, saya mengusahakan menyediakan lapangan pekerjaan," ucap pengusaha jamur sekaligus pengajar di sebuah sanggar tahsin tersebut.