Berita PKS

Fikri Reses di Brebes, Warga Titip Dua Aspirasi Utama

07 Jan 2020 | 16:19 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Brebes -- Persoalan guru honorer sudah selayaknya jadi perhatian utama program kementrian pendidikan dan kebudayaan, karena menyangkut peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal itu dikatakan Ketua Komisi X DPR RI, DR. H. Abdul Fikri Faqih saat menggelar reses di dua titik yang dikunjungi politisi PKS ini, yakni Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, 2 Januari 2020 kemarin.

Dari hasil pertemuan serap aspirasi ini, tema pendidikan dan pariwisata menjadi aspirasi utama yang disampaikan konstituen. Hal ini selaras dengan bidang yang menjadi konsentrasi Komisi X DPR RI.

"Tolong Pak Fikri sampaikan aspirasi kami sebagai tenaga honorer di sekolah negeri, agar lebih diperhatikan kesejahteraannya," ungkap Ketua Paguyuban Guru Honorer Kabupaten Brebes, Nasori.

Menurut Nasori, honor yang diterima para guru honorer sangat tidak manusiawi, padahal memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa.

"Pengelolaan guru honorer merupakan persoalan riil yang dihadapi Kemendikbud. Aspirasi ini akan saya teruskan karena sudah selayaknya menjadi perhatian," tutur H. Abdul Fikri Faqih yang berangkat ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah IX (Kota tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes).

Sementara kegiatan reses di Kecamatan Banjarharjo, aspirasi masyarakat lebih banyak menyampaikan agar kawasan Waduk Malahayu menjadi destinasi wisata unggulan. Warga yakin dengan hidupnya pariwisata Waduk Malahayu, akan berdampak pada pertumbuhan sektor ekonomi, terutama di daerah sekitarnya.

Fikri menjelaskan, pengembangan pariwisata lokal menjadi salah satu prioritas yang perlu direalisasikan. Salah satunya Pantai Pulau Cemara yang ada di Kaliwangi, Brebes. Secara bertahap, Insya Allah akan merambah juga ke kawasan lain yang potensial seperti Waduk Malahayu.

"Di setiap kesempatan kunjungan saya juga selalu mempromosikan wisata lokal seperti Kaligua, hutan mangrove, dan Pantai Pulau Cemara yang potensinya tidak kalah dengan Puket di Thailand," ungkapnya.

Sumber: panturanews